Suriah Berencana Bentuk Komite Pemulangan Pengungsi

Kompas.com - 06/08/2018, 22:53 WIB
Penduduk Suriah melarikan diri dari wilayah yang dikuasai oposisi di provinsi Daraa pada Selasa (26/6/2018). (AFP/Mohamad Abazeed) Penduduk Suriah melarikan diri dari wilayah yang dikuasai oposisi di provinsi Daraa pada Selasa (26/6/2018). (AFP/Mohamad Abazeed)

DAMASKUS, KOMPAS.com - Pemerintah Suriah tengah berencana untuk membentuk sebuah komite yang bertugas mengkoordinasikan proses pemulangan jutaan pengungsi yang melarikan diri dari konflik di negara itu selama tujuh tahun terakhir.

Rencana tersebut telah disetujui oleh kabinet Suriah di bawah rezim Presiden Bashar Al Assad pada Minggu (5/8/2018).

Kabinet telah setuju untuk membentuk komite koordinasi untuk kembalinya warga yang melarikan diri ke luar negeri kembali ke kota dan desa mereka. Demikian diberitakan kantor berita SANA.

Baca juga: Presiden Assad: Kemenangan dalam Perang Saudara Suriah Makin Dekat

Perang antara kelompok pemberontak dengan pasukan pro-pemerintah pecah pada 2011 dan telah menyebabkan hingga lebih dari lima juta warga Suriah mengungsi ke luar negeri.

Sebagian dari pengungsi Suriah tersebut saat ini ditampung di Turki, sementara sisanya berada di Yordania dan Lebanon.

Jika telah dibentuk, komite nantinya akan mengambil langkah-langkah yang dibutuhkan untuk menyelesaikan status para pengungsi dan memastikan keamanan dan layanan dasar saat mereka kembali ke daerah.

Komite juga akan mengambil langkah-langkah untuk memastikan para pengungsi dapat kembali memperoleh kehidupan normal dan pekerjaan mereka seperti saat sebelum terjadinya peperangan.

Ditambahkan SANA, komite koordinasi akan mengintensifkan kontak dengan negara-negara sahabat dalam menyediakan dan menfasilitasi, serta mengambil langkah yang tepat untuk kepulangan para pengungsi.

Baca juga: Rusia Desak AS Bantu Rekonstruksi Suriah yang Hancur karena Perang

Wacana untuk pemulangan para warga Suriah yang mengungsi di negara-negara tetangga mulai dibahas setelah pemerintah rezim Assad dapat merebut kembali sebagian besar wilayah yang dikuasai pemberontak.

Sebelumnya, Rusia telah meminta kepada Amerika Serikat untuk membantu dalam proses rekonstruksi wilayah Suriah yang hancur akibat perang sehingga siap untuk menerima kembalinya warga yang mengungsi.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber AFP
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polisi Hong Kong Kepung Universitas Setelah Bentrok Semalaman dengan Demonstran

Polisi Hong Kong Kepung Universitas Setelah Bentrok Semalaman dengan Demonstran

Internasional
Rusia Bakal Kembalikan 3 Kapal yang Ditahan ke Ukraina

Rusia Bakal Kembalikan 3 Kapal yang Ditahan ke Ukraina

Internasional
Korea Utara Sebut Joe Biden 'Anjing Gila', Begini Reaksi Trump

Korea Utara Sebut Joe Biden "Anjing Gila", Begini Reaksi Trump

Internasional
Diserbu Polisi, Demonstran Hong Kong Bakar Pintu Masuk Universitas

Diserbu Polisi, Demonstran Hong Kong Bakar Pintu Masuk Universitas

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Media AS Soroti Pabrik Tahu di Tropodo | Penyanyi Chile Telanjang Dada sebagai Protes

[POPULER INTERNASIONAL] Media AS Soroti Pabrik Tahu di Tropodo | Penyanyi Chile Telanjang Dada sebagai Protes

Internasional
Siksa Anaknya yang Berusia 5 Tahun hingga Tewas, Terungkap Kecerdasan Si Ayah Rendah

Siksa Anaknya yang Berusia 5 Tahun hingga Tewas, Terungkap Kecerdasan Si Ayah Rendah

Internasional
Media AS New York Times Soroti Pabrik Tahu di Indonesia yang Gunakan Plastik sebagai Bahan Bakar

Media AS New York Times Soroti Pabrik Tahu di Indonesia yang Gunakan Plastik sebagai Bahan Bakar

Internasional
Suarakan Protes, Penyanyi Chile Ini Telanjang Dada Saat Terima Penghargaan

Suarakan Protes, Penyanyi Chile Ini Telanjang Dada Saat Terima Penghargaan

Internasional
Kapten Polisi di AS Ini Ditangkap Anggotanya Sendiri dalam Kasus Prostitusi

Kapten Polisi di AS Ini Ditangkap Anggotanya Sendiri dalam Kasus Prostitusi

Internasional
Pria Australia Kisahkan Selamat dari Serangan Buaya Setelah Cungkil Matanya

Pria Australia Kisahkan Selamat dari Serangan Buaya Setelah Cungkil Matanya

Internasional
Venesia Dilanda Banjir, Karya Seni Mulai Diselamatkan

Venesia Dilanda Banjir, Karya Seni Mulai Diselamatkan

Internasional
Pelaku Penembakan Massal SMA AS yang Tewaskan 2 Murid Meninggal di Rumah Sakit

Pelaku Penembakan Massal SMA AS yang Tewaskan 2 Murid Meninggal di Rumah Sakit

Internasional
Abaikan Ancaman Sanksi AS, Turki Bakal Beli Sistem Rudal S-400 dari Rusia

Abaikan Ancaman Sanksi AS, Turki Bakal Beli Sistem Rudal S-400 dari Rusia

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bocah 9 Tahun Lulus Sarjana | Pria Hong Kong Dibakar Hidup-hidup

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bocah 9 Tahun Lulus Sarjana | Pria Hong Kong Dibakar Hidup-hidup

Internasional
Ada Bau 'Kaus Kaki Basah', Pesawat Airbus Dikembalikan ke Perancis

Ada Bau "Kaus Kaki Basah", Pesawat Airbus Dikembalikan ke Perancis

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X