Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Kompas.com - 01/03/2020, 21:57 WIB
Tentara Afghanistan menjadi titik pemeriksaan di Helmand, Afghanistan, 22 Februari 2020. Presiden Afghanistan Ashraf Ghani mengatakan pada 21 Februari, bahwa pengurangan kekerasan tujuh hari yang dijanjikan oleh Taliban akan menentukan langkah pemerintah selanjutnya dalam proses perdamaian Afghanistan.  EPA-EFE/WATAN YAR WATAN YARTentara Afghanistan menjadi titik pemeriksaan di Helmand, Afghanistan, 22 Februari 2020. Presiden Afghanistan Ashraf Ghani mengatakan pada 21 Februari, bahwa pengurangan kekerasan tujuh hari yang dijanjikan oleh Taliban akan menentukan langkah pemerintah selanjutnya dalam proses perdamaian Afghanistan. EPA-EFE/WATAN YAR

KABUL, KOMPAS.com - Invasi militer yang dilakukan ke Afghanistan sejak 2001, telah mengubah wajah negara di Asia Tengah itu.

Setelah serangan teroris 9/11, Negeri "Uncle Sam" langsung memburu Al-Qaeda sampai tempat-tempat perlindungan yang disediakan pemerintah Taliban saat itu.

Kini 18 tahun sejak hal tersebut berlalu, AS dan Taliban telah menandatangani perjanjian damai.

Di Doha, Qatar, Sabtu (29/2/2020) perjanjian itu mengakhiri invasi AS di Afghanistan selama hampir dua dekade lamanya.

Dilansir dari kantor berita AFP, inilah perubahan wajah Afghanistan dari tahun ke tahun sejak AS melakukan invasi militer.

Baca juga: Presiden Afghanistan Tolak Bebaskan 5.000 Tahanan Sesuai Perjanjian Damai AS-Taliban

1. Perang melawan teroris

7 Oktober 2001, kurang dari sebulan usai serangan 11 September yang menewaskan sekitar 3.000 orang di AS, presiden George W. Bush meluncurkan operasi "Enduring Freedom" di Afghanistan.

Taliban yang merupakan rezim fundamentalis di Afghanistan, melindungi Osama bin Laden dan gerakan Al-Qaeda yang melakukan serangan 9/11.

Operasi tersebut membuka front militer AS untuk berperang melawan terorisme.

Dalam beberapa minggu, pasukan AS menggulingkan Taliban yang telah berkuasa sejak 1996.

Selain melakukan serangan udara, kubu Washington DC juga memberikan dukungan pada Aliansi Utara Afghanistan untuk melawan Taliban. Kontribusinya berupa tim paramiliter dari CIA dan pasukan khusus.

November 2001, sebanyak 1.000 tentara AS beroperasi di Afghanistan, dan meningkat jadi 10.000 di tahun berikutnya.

Baca juga: Kalau Taliban Langgar Perjanjian Damai, AS Tidak Segan untuk Serang Afghanistan Lagi

2. Perang yang terlupakan

Perhatian AS teralihkan dari Afghanistan, ketika pasukan AS menyerang Irak tahun 2003 untuk menggulingkan rezim Saddam Hussein, yang dituduh menyimpan senjata pemusnah massal.

Taliban dan pasukan Islam lainnya kemudian berkumpul lagi di benteng mereka di Afghanistan Selatan dan Timur.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Sumber AFP
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X