Amerika Meniru Indonesia?

Kompas.com - 17/11/2020, 09:26 WIB
Joe Biden saat pidato kemenangan di pilpres Amerika Serikat 2020. AP PHOTO/ANDREW HARNIK via DW INDONESIAJoe Biden saat pidato kemenangan di pilpres Amerika Serikat 2020.

PEMILU 2020 yang berlangsung di Amerika Serikat melahirkan keterkejutan baru bagi dunia, meskipun seharusnya keterkejutan itu tidak perlu ada.

Pasalnya, presiden petahana, Donald Trump berhasil dijungkalkan oleh politisi senior dari Partai Demokrat, Joe Biden yang berpasangan dengan mantan jaksa San Fransisco dan California, Kamala Harris.

Kamala Harris menjadi perempuan pertama yang menjadi wakil presiden di negara adi kuasa tersebut. Seorang warga kulit hitam keturunan yang melahirkan inspirasi bagi kaum milenial untuk mewujudkan mimpi tinggi.

Namun drama Pemilu 3 November itu tidak seperti pemilu-pemilu sebelumnya. Hasil Pemilu AS tidak langsung diketahui pada malam harinya, karena harus mengakomodasi pemilih yang melakukan melalui pos (mail in ballot) yang telah dibuka sejak September karena pandemi Covid-19.

Yang paling menegangkan ketika beberapa negara bagian yang menjadi basis Partai Republik seperti Pennsylvania dan Winsconsin dimenangkan oleh Joe Biden.

Hasil Georgia yang terlambat masuk akhirnya dimenangkan oleh Biden–Harris. Itu adalah kemenangan pertama Demokrat sejak 1992 (CBS Evening News, 13 November 2020).

Prahara demokrasi muncul ketika Trump mengeluarkan pernyataan tidak mengakui hasil pemilu jika kalah. Bahkan pihak Trump sudah mengklaim kemenangan ketika hasil pemilu sedang dihitung.

Ketika hasil Pemilu sudah menunjukkan Biden meraih 290 electoral college vote dari batas minimal 270, pihak istana Presiden masih tidak mengakui hasil pemilu, termasuk didukung oleh Menlu AS, Mike Pompeo.

Keriuhan ini muncul di lini masa media sosial, ketika cuitan jurnalis AS, David Lipson, menyatakan Pemilu AS meniru model Indonesia.

Pernyataan satir itu direspons oleh dosen komunikasi dari Australian National University, Ross Tapsel, bahwa Pemilu AS itu tidak persis sama dengan Indonesia, kecuali Trump diangkat sebagai menteri pertahanan; sebuah satirisme berlipat-lipat.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X