Kompas.com - 01/03/2020, 21:19 WIB

BAGHDAD, KOMPAS.com - Seorang pria di Irak meninggal saat diwawancarai dalam siaran langsung televisi, setelah dia mengeluhkan soal sulitnya kehidupan.

Pria yang tak disebutkan identitasnya itu tampak diwawancarai oleh Alsumaria TV, dan kemudian kolaps ketika berbicara kepada dokter.

"Tidak ada pekerjaan. Semua orang sudah muak," keluh pria itu ketika membicarakan kehidupan di Irak, dilansir The Independent Sabtu (29/2/2020).

Baca juga: Siaran Langsung di Tengah Topan Hagibis, Jurnalis Ini Malah Dimarahi Netizen

Kemudian diwartakan The Sun, laki-laki itu sempat meminta agar pemerintah bisa memperbaiki diri, sehingga mereka tak perlu mengalami hidup seperti ini.

"Saya ke sini untuk memeriksakan diri dan melihat penderitaan ini. Hai pejabat, dahulukan Tuhan dan takutlah akan Dia," katanya.

Berdasarkan keterangan dari Rumah Sakit Al-Yarmouk Teaching, pria tersebut menderita serangan jantung dan meninggal seketika.

Dia diketahui tengah mencari pertolongan di rumah sakit di Baghdad, ketika melihat para jurnalis sedang melakukan siaran langsung.

Dia langsung mendekati kru televisi dan dokter yang sedang berjaga di sana, sebelum mengutarakan berbagai kesulitan yang dia alami.

Tatkala sedang berbicara itulah, pria tersebut sempat terbata-bata dan menggenggam tangan si dokter sebelum dilaporkan jatuh.

Rumah sakit menyebutkan, berdasarkan pernyataan dari keluarga si pria, dia langsung jatuh sakit setelah otoritas mengambil salah satu tokonya.

Selain itu, pihak rumah sakit berusaha menjaga jarak dengan menuturkan bahwa korban tidak dirawat oleh dokter sebelum berbicara kepada jurnalis.

Irak tengah mengalami aksi demonstrasi dari rakyatnya dalam beberapa bulan terakhir buntut masalah korupsi dan kesenjangan sosial.

Baca juga: Sedang Siaran Langsung, Pembawa Acara Ini Diganggu Anaknya

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.