Siaran Langsung di Tengah Topan Hagibis, Jurnalis Ini Malah Dimarahi Netizen

Kompas.com - 15/10/2019, 16:38 WIB
Mike McRoberts, jurnalis Newshub Selandia Baru menunduk ketika melakukan siaran langsung di tengah amukan Topan Hagibis di Jepang. Aksinya malah menuai kemarahan netizen karena dia dianggap ceroboh. Newshub via Daily MirrorMike McRoberts, jurnalis Newshub Selandia Baru menunduk ketika melakukan siaran langsung di tengah amukan Topan Hagibis di Jepang. Aksinya malah menuai kemarahan netizen karena dia dianggap ceroboh.

TOKYO, KOMPAS.com - Seorang jurnalis televisi menuai kemarahan netizen karena nekat menerjang Topan Hagibis demi melakukan siaran langsung.

Mike McRoberts yang bekerja bagi kanal Newshub di Selandia Baru disebut "bodoh" karena bersama kameramen, mereka ingin menunjukkan seberapa kuat topan itu.

Rekaman pun menunjukkan ketika si jurnalis tertawa sembari berjuang untuk tetap berdiri mantap di tengah angin kencang dan hujan karena Topan Hagibis.

Baca juga: Dampak Topan Hagibis, Kawanan Tikus Serbu Kota Ini di Jepang

Dilansir Daily Mirror Senin (14/10/2019), Newshub mengunggah rekaman itu di Instagram, dan memuji McRoberts atas "komitmen" yang dibuatnya.

"Lihat betapa berkomitmennya Mike McRoberts berjuang melakukan siaran langsung menghadapi Topan Hagibis di Tokyo, Jepang, tadi malam," ujar Newshub.

Namun, sejumlah warganet di Instagram malah marah, dan menyebut upaya reportase yang dilakukan McRoberts adalah bentuk kecerobohan.

"Komitmen? Bentuk lucu dari kebodohan," ujar salah seorang netizen. "Saya biasanya malah berkomentar. Tapi ini bodoh!" lanjut warganet lainnya.

"Berapa banyak tingkat kebodohan yang diperlukan untuk menempatkan seseorang dalam risiko hanya demi melaporkan berita. Betapa memalukan!" sembur warganet lain.

Mendapat kritikan deras seperti itu, juru bicara Newshub kepada Daily Mail mengatakan adalah keputusan McRoberts untuk siaran langsung di tengah topan.

"Dia sendiri yang berinisiatif untuk melaporkan dari tengah Topan Hagibis. Namun dia melakukannya setelah mendapat persetujuan," jelas si jubir.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X