Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Kompas.com - 01/03/2020, 21:57 WIB
Tentara Afghanistan menjadi titik pemeriksaan di Helmand, Afghanistan, 22 Februari 2020. Presiden Afghanistan Ashraf Ghani mengatakan pada 21 Februari, bahwa pengurangan kekerasan tujuh hari yang dijanjikan oleh Taliban akan menentukan langkah pemerintah selanjutnya dalam proses perdamaian Afghanistan.  EPA-EFE/WATAN YAR WATAN YARTentara Afghanistan menjadi titik pemeriksaan di Helmand, Afghanistan, 22 Februari 2020. Presiden Afghanistan Ashraf Ghani mengatakan pada 21 Februari, bahwa pengurangan kekerasan tujuh hari yang dijanjikan oleh Taliban akan menentukan langkah pemerintah selanjutnya dalam proses perdamaian Afghanistan. EPA-EFE/WATAN YAR

Di sana, mereka bisa dengan mudah melakukan perjalanan antar-pangkalan dan melancarkan pemberontakan.

Tahun 2008, komando AS di Afghanistan meminta lebih banyak pasukan. Bush lalu mengirim tentara tambahan, sekitar 48.500 prajurit dikerahkan.

Baca juga: Walau Sudah Berdamai dengan AS, Taliban Masih Jadi Momok Perempuan Afghanistan

3. Puncak 100.000 pasukan

Pada 2009, Presiden Barack Obama berjanji mengakhiri perang di Irak dan Afghanistan. Namun, dia justru menambah pasukan AS jadi sekitar 68.000 personel.

Di bulan Desember 2009, Obama mengirim lagi pasukan tambahan sebanyak 30.000 prajurit.

Obama berdalih, tujuannya untuk menghalangi pemberontakan Taliban yang sedang meningkat, dan untuk memperkuat institusi Afghanistan.

Tahun 2010, lebih dari 150.000 tentara asing dikerahkan di Afghanistan. 100.000 di antaranya adalah orang Amerika.

4. Terbunuhnya bin Laden

Osama bin Laden tewas pada 2 Mei 2011 dalam operasi khusus pasukan AS di Pakistan.

Baca juga: AS Benarkan Anak Osama bin Laden Sudah Tewas

5. Operasi tempur berakhir

31 Desember 2014, aliansi NATO mengakhiri misi tempurnya di Afghanistan.

Meski begitu, beberapa bulan sebelumnya tercapai kesepakatan bahwa 12.500 tentara asing (9.800 di antaranya orang Amerika) tetap melatih pasukan Afghanistan untuk operasi anti-teroris.

Sebab, keamanan di Afghanistan merosot ketika pemberontakan Taliban menyebar dengan kelompok ISIS juga mulai aktif pada awal 2015.

Kemudian di Juli 2016, Obama memperlambat laju penarikan pasukan AS yang direncanakan, dengan mengatakan sebanyak 8.400 akan tetap tinggal pada 2017.

6. Megabom melawan ISIS

Pada April 2017, militer AS menjatuhkan bom non-nuklir terbesar yang pernah digunakannya dalam pertempuran, di jaringan terowongan-terowongan dan gua-gua ISIS di Afghanistan Timur.

Para pejabat Afghanistan mengatakan serangan itu menewaskan 96 anggota militan.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Sumber AFP
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X