Rusia Desak AS Bantu Rekonstruksi Suriah yang Hancur karena Perang

Kompas.com - 06/08/2018, 15:52 WIB
Warga Suriah berjalan di tengah bangunan yang hancur di kota Raqa, Februari 2018. PBB menegaskan situasi keamanan di bekas markas pertahanan ISIS itu belum aman bagi para pengungsi kembali. AFP/ DELIL SOULEIMANWarga Suriah berjalan di tengah bangunan yang hancur di kota Raqa, Februari 2018. PBB menegaskan situasi keamanan di bekas markas pertahanan ISIS itu belum aman bagi para pengungsi kembali.

WASHINGTON, KOMPAS.com - Pemerintah Rusia telah mendesak kepada Amerika Serikat agar dapat turut membantu dalam proses rekonstruksi wilayah Suriah yang hancur karena perang.

Desakan tersebut terungkap dalam sebuah memo yang sempat dibaca Reuters, dari kepala staf militer Rusia Valery Gerasimov kepada Jenderal Marinir AS Joseph Dunford selaku ketua Kepala Gabungan Staf.

Melansir dari The New Arab, proposal usulan Rusia itu dikirimkan melalui sebuah saluran komunikasi khusus yang dijaga dengan ketat pada 19 Juli lalu.

"Proposal tersebut melihat bahwa rezim Suriah memiliki keterbatasan dalam peralatan, bahan bakar maupun materi lainnya, termasuk pendanaan untuk membangun kembali wilayah negaranya agar dapat menerima para pengungsi yang pulang," tulis memo tersebut.

Baca juga: Rusia kepada AS: Bekerja Sama dengan Kami atau Keluar dari Suriah

Dalam proposal yang dikirimkan Rusia, turut mengusulkan dibentuknya komite gabungan tiga negara antara Rusia, AS dengan Yordania untuk melaksanakan rencana rekonstruksi dan pemulangan para pengungsi.

"Juga mengusulkan agar dibentuk kelompok gabungan AS-Rusia untuk mendanai renovasi infrastruktur di Suriah," lanjut memo.

PBB telah membuat perkiraan dana yang dibutuhkan untuk dapat membangun kembali Suriah, yakni setidaknya sebesar 250 miliar dollar atau sekitar Rp 3.620 triliun.

Pihak Dunford menolak memberikan komentar tentang komunikasinya dengan Gerasimov.

Namun menurut memo yang dilihat Reuters, Washington menjawab proposal tersebut dengan mengatakan kebijakan AS dalam mendukung upaya rekonstruksi hanya jika telah ada solusi politik untuk mengakhiri perang yang telah berlangsung selama tujuh tahun itu.

"Salah satunya dengan dilakukannya pemilihan dengan diawasi ketat oleh PBB," bunyi memo tersebut.

Sementara terkait pemulangan pengungsi, AS hanya akan membantu ketika mereka dalam kondisi aman, sukarela dan bermartabak.

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Momen Pilu Seorang Pria Beri Minum Koala yang Terkena Luka Bakar di Australia

Momen Pilu Seorang Pria Beri Minum Koala yang Terkena Luka Bakar di Australia

Internasional
Teman Dekat Mantan Presiden Barack Obama Ramaikan Pertarungan Pilpres AS 2020

Teman Dekat Mantan Presiden Barack Obama Ramaikan Pertarungan Pilpres AS 2020

Internasional
Di Ulang Tahun ke-16, Seorang Remaja Tembaki Sekolah dan Bunuh 2 Orang di AS

Di Ulang Tahun ke-16, Seorang Remaja Tembaki Sekolah dan Bunuh 2 Orang di AS

Internasional
Rusia Diduga Telepon Pemberontak Ukraina yang Jatuhkan Pesawat Malaysia Airlines MH17

Rusia Diduga Telepon Pemberontak Ukraina yang Jatuhkan Pesawat Malaysia Airlines MH17

Internasional
Dapat Mosi Tidak Percaya, Pemerintah Kuwait Mengundurkan Diri

Dapat Mosi Tidak Percaya, Pemerintah Kuwait Mengundurkan Diri

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Istri Habis Rp 600 Juta di Harbolnas, Suaminya Ingin Bunuh Diri | Israel Ditembaki Roket

[POPULER INTERNASIONAL] Istri Habis Rp 600 Juta di Harbolnas, Suaminya Ingin Bunuh Diri | Israel Ditembaki Roket

Internasional
Israel Klaim 1 Lagi Komandan Jihad Islam dan Keluarganya Tewas dalam Serangan

Israel Klaim 1 Lagi Komandan Jihad Islam dan Keluarganya Tewas dalam Serangan

Internasional
Berdebat dengan Demonstran Hong Kong, Kepala Pria 70 Tahun Dilempar Batu Bata

Berdebat dengan Demonstran Hong Kong, Kepala Pria 70 Tahun Dilempar Batu Bata

Internasional
Dianggap Terlalu Awal, Keluarga di Texas Ini Diminta Copot Hiasan Natal

Dianggap Terlalu Awal, Keluarga di Texas Ini Diminta Copot Hiasan Natal

Internasional
Ekor Anak Anjing Ini Tumbuh di Kepala

Ekor Anak Anjing Ini Tumbuh di Kepala

Internasional
Komandannya Tewas Diserang, Jihad Islam Tembakkan Roket Tiap 7 Menit ke Israel

Komandannya Tewas Diserang, Jihad Islam Tembakkan Roket Tiap 7 Menit ke Israel

Internasional
Hadapi Polisi, Pelajar Hong Kong Mempersenjatai Diri dengan Panah dan Tombak

Hadapi Polisi, Pelajar Hong Kong Mempersenjatai Diri dengan Panah dan Tombak

Internasional
Menlu Retno: Saatnya Wanita Bekerja Bersama Membawa Panji Toleransi

Menlu Retno: Saatnya Wanita Bekerja Bersama Membawa Panji Toleransi

Internasional
Datang ke AS, Erdogan Mengaku Kembalikan Surat yang Ditulis Trump

Datang ke AS, Erdogan Mengaku Kembalikan Surat yang Ditulis Trump

Internasional
Mantan Pemimpin ISIS Baghdadi Pasang Koneksi Internet di Persembunyiannya

Mantan Pemimpin ISIS Baghdadi Pasang Koneksi Internet di Persembunyiannya

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X