Trump Minta Rusia untuk Berhenti Dukung Kekejaman Suriah

Kompas.com - 17/02/2020, 08:53 WIB
Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan (kiri) ketika mendengarkan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dalam konferensi pers gabungan di Gedung Putih, Washington, pada Rabu (13/11/2019). AFP/JIM WATSONPresiden Turki Recep Tayyip Erdogan (kiri) ketika mendengarkan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dalam konferensi pers gabungan di Gedung Putih, Washington, pada Rabu (13/11/2019).

WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Presiden AS Donald Trump menyerukan kepada Rusia untuk menghentikan dukungan atas kekejaman yang dilakukan Suriah.

Pernyataan itu disampaikan Gedung Putih, dan diumumkan setelah Trump melakukan pembicaraan telepon dengan Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan.

Dalam percakapan, kedua pemimpin menyoroti kekerasan yang tengah terjadi di Idlib, di tengah upaya pasukan Presiden Bashar al-Assad merebut benteng terakhir pemberontak.

Baca juga: Korban Pengeboman Idlib di Suriah: Semoga Tuhan Membalas Assad dan Rusia

Disokong kekuatan udara Rusia, pemerintah Suriah membombardir tak hanya Idlib. Namun juga area sekitar seperti Aleppo dan Latakia sejak Desember.

Kelompok pemantau Observasi HAM untuk Suriah menyatakan, untuk pertama kalinya sejak 2012, Damaskus menguasai desa hingga kota di seluruh Aleppo.

Namun, serangan yang dibantu Kremlin itu telah memicu gelombang pengungsian terbesar di Suriah sejak perang saudara berkecamuk pada 2011.

Menurut keterangan PBB dilansir AFP Senin (17/2/2020), 800.000 orang mengungsi dari kawasan yang dihantam Damaskus sejak Desember 2019.

"Presiden Trump menyampaikan keinginan AS agar Rusia berhenti mendukung kekejaman rezim Assad," ujar Wakil Sekretaris Pers Gedung Putih, Judd Deere.

Dalam konferensi pers dikutip The Hill, Deere menyampaikan presiden 73 tahun itu mengusulkan adanya solusi politik untuk mengakhiri konflik berdarah di Suriah.

"Beliau juga berterima kasih kepada Presiden Turki atas usaha yang dilakukannya untuk menghentikan bencana kemanusiaan," papar Deere.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Sumber AFP,The Hill
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X