Kompas.com - 06/07/2019, 22:03 WIB

KHWAJA SABZ POSH, KOMPAS.com - Sedikitnya 14 orang dilaporkan tewas dan puluhan lainnya luka-luka akibat serangan mortir yang menghantam pasar yang sibuk di Afghanistan utara, Jumat (5/7/2019).

Sejumlah tembakan mortir tersebut dilepaskan oleh kelompok Taliban dan menghantam pasar di distrik Khwaja Sabz Posh di Provinsi Faryab.

"Korban tewas berjumlah 14 orang dan hampir 40 orang luka-luka, termasuk wanita dan anak-anak," kata juru bicara militer Afghanistan, Hanif Rezaee, kepada AFP, Sabtu (6/7/2019).

Ditambahkan Hanif, kelompok Taliban kedapatan berusaha untuk mencapai pos pemeriksaan tentara di dekat pasar sesaat sebelum serangan terjadi. Belum ada komentar resmi dari kelompok pemberontak itu.

Baca juga: Serangan Bom Taliban Tewaskan 19 Orang di Afghanistan

Sementara disampaikan Naem Musamin, direktur kesehatan masyarakat provinsi Faryab, mengatakan sebanyak 14 jenazah dan 39 korban luka, termasuk empat anak-anak telah dibawa ke rumah sakit terdekat.

Sedangkan untuk beberapa korban dengan luka parah dan dalam kondisi kritis langsung diterbangkan ke rumah sakit di Mazar-i-Sharif, Provinsi Balkh.

Selain serangan mortir di pasar, pada hari yang sama turut terjadi ledakan bom di dalam sebuah masjid Syiah di kota Ghazni di Afghanistan tengah.

Ledakan bom menewaskan sedikitnya dua jemaah dan melukai 20 lainnya, demikian disampaikan juru bicara gubernur Ghazni, Aref Noori.

Direktur rumah sakit Ghazni, Baz Mohammad Hemat, mengatakan, salah satu dari korban tewas dan 14 korban luka adalah anak-anak.

Jumat (5/7/2019) merupakan hari libur di Afghanistan dan banyak anak-anak datang ke masjid untuk beribadah.

Halaman:
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.