Lima Orang Tewas dalam Serangan Bom Bunuh Diri di Kabul

Kompas.com - 11/02/2020, 14:54 WIB
Security personnel and investigators gather at the site of a suicide attack in Kabul on November 13, 2019. - At least seven people were killed and seven wounded when a car bomb detonated during Kabuls busy morning rush hour on November 13, an interior ministry spokesman said. (Photo by STR / AFP) AFP/STRSecurity personnel and investigators gather at the site of a suicide attack in Kabul on November 13, 2019. - At least seven people were killed and seven wounded when a car bomb detonated during Kabuls busy morning rush hour on November 13, an interior ministry spokesman said. (Photo by STR / AFP)

KABUL, KOMPAS.com - Serangan bom bunuh diri menghantam ibu kota Afghanistan, Kabul, Selasa pagi (11/2/2020) dan menewaskan setidaknya lima orang.

Ini merupakan serangan pertama di kota tersebut selama berbulan-bulan.

AFP melaporkan, Tidak ada satu pun kelompok yang mengklaim bertanggung jawab atas serangan ini, yang terjadi setelah tiga bulan ketenangan di Kabul.

"Pagi ini sekitar pukul 07.00, pelaku bom bunuh diri meledakkan bomnya. Membunuh lima orang termasuk dua orang sipil dan tiga orang anggota militer. Dua belas orang luka-luka, semuanya warga sipil." ungkap juru bicara dalam negeri, Nasrat Rahimi.

Kementrian pertahanan mengonfirmasi angka kematian tersebut namun korban luka dikabarkannya lebih sedikit, yaitu sekitar enam orang saja.

Saksi mata di dekat peristiwa yang terjadi di Kabul Barat itu mengatakan, ledakan terjadi di dekat Marshal Fahim, sebuah akademi militer.

"Ledakan yang menghantam rumah kami sangat besar. Kami juga mendengar tembakan senjata setelah itu. Ambulans berdatangan ke lokasi kejadian dengan sangat cepat," ujar seorang warga bernama Samiullah.

Kepolisian Kabul mengonfirmasi lokasi kejadian dalam siaran lokal.

Dalam beberapa pekan terakhir, Taliban menahan diri dari menyerang pusat kota sebagai bagian dari upaya menjaga negosiasi dengan AS, meskipun kekerasan masih marak berlangsung di berbagai provinsi.

Serangan besar terakhir yang terjadi di Kabul terjadi pada November 2019, sekitar 12 orang tewas setelah sebuah minivan bermuatan bahan peledak menghantam sebuah kendaraan orang asing pada pagi hari di jam sibuk.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Sumber AFP
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X