Kompas.com - 31/01/2020, 18:37 WIB

BEIJING, KOMPAS.com - China dilaporkan mengirim dua pesawat ke Thailand dan Filipina untuk membawa pulang warga Wuhan, kota yang pertama kali terdampak virus corona.

Berdasar keterangan Badan Penerbangan Sipil (CAAC), Xiamen Airlines bakal diberangkatkan ke Kinabalu (Malaysia), dan Bangkok (Thailand).

Menurut CAAC, terdapat 117 warga China di Bangkok dan 100 jiwa di Kinabalu yang siap untuk naik pesawat ke Wuhan secepat mungkin.

Baca juga: Wabah Virus Corona, WHO Umumkan Status Darurat Dunia

Wuhan yang berada di Provinsi Hubei merupakan pusat dari virus corona, yang diyakini menyebar pertama kali dari hewan ke manusia.

Sejak pertama kali menyebar pada akhir Desember 2019, kota berpenduduk 11 juta jiwa itu ditutup, dengan warganya dilarang keluar untuk mencegah penyebaran.

Dilaporkan AFP Jumat (31/1/2020), penerbangan yang disewa Beijing itu diprediksi bakal mendarat pukul 12.00 dan 13.00 waktu setempat.

"Penerbangan yang disewa ini pada dasarnya mengadopsi pembelian tiket secara sukarela," ujar CAAC dalam keterangan tertulis.

Sementara Kementerian Luar Negeri China sebelumnya menyatakan, mereka berencana untuk membawa pulang warga Wuhan "secepat mungkin".

Dalam keterangan kemenlu, mereka menjelaskan terdapat "kesulitan" yang harus dihadapi warga Negeri "Panda", terutama Wuhan, di luar negeri.

Pernyataan pemerintah merujuk kepada keputusan sejumlah maskapai untuk mengurangi penerbangan ke China di tengah merebaknya patogen berkode 2019-nCov itu.

Baca juga: China Disebut Kremasi Jenazah Korban Virus Corona

Pada Senin (27/1/2020), otoritas Malaysia mengumumkan mereka melarang setiap pengunjung baik dari Hubei terutama Wuhan untuk menginjakkan kaki.

Upaya pemulangan itu menjadi topik yang hangat Jumat ini, di mana muncul 21.000 diskusi dan dilihat lebih dari 67 juta netizen di Weibo.

Sebagian warganet mempertanyakan alasan pemerintah memulangkan jika mereka tak terinfeksi. "Mungkin mereka tak ingin kembali," ulas salah satunya.

Badan Kesehatan Dunia (WHO) memutuskan menjadikan virus corona sebagai darurat dunia setelah penyakit itu menjangkiti 22 negara.

Inggris menjadi negara terbaru yang mengumumkan adanya kasus positif, di mana pasien berjumlah dua orang dan merupakan anggota keluarga.

Baca juga: Inggris Umumkan Kasus Pertama Virus Corona, 2 Orang Terinfeksi

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.