1.000 Mahasiswa Pakistan di Kota asal Virus Corona Kecewa Belum Dievakuasi

Kompas.com - 12/02/2020, 12:34 WIB
Ilustrasi virus corona ShutterstockIlustrasi virus corona

ISLAMABAD, KOMPAS.com - Lebih dari 1.000 mahasiswa asal Pakistan terjebak di Wuhan, Provinsi Hubei, China. Mereka mengalami kekhawatiran, depresi, perasaan yang diliputi ketakutan akan virus corona.

Kekhawatiran terus meningkat di kalangan mahasiswa tersebut. Beberapa dari mereka bahkan mengajukan kritik kepada respon pemerintah mereka terkait situasi di Wuhan.

Dilansir Channel News Asia, Menteri kesehatan Pakistan Zafar Mirza menulis di akun twitter-nya tentang usaha pemerintah dalam membahas situasi mahasiswa mereka di Wuhan di level tertinggi.

Baca juga: 174 dari 3.711 Orang di Kapal Pesiar Jepang Positif Terkena Virus Corona Covid-19

Zafar Mirza juga berjanji akan membuat keputusan terbaik terkait penyakit global Covid-19, nama resmi virus corona.

Nyatanya, pemerintah Pakistan berjanji akan mengevakuasi mahasiswa di Wuhan pada Senin silam namun tampaknya janji itu tidak dapat ditepati.

Hal ini dilaporkan dari sebuah video panggilan konferensi antara mahasiswa dan Kementerian Kesehatan Pakistan untuk luar negeri.

Juru bicara Mirza mengatakan melalui telepon, pemerintah Pakistan menaruh perhatian akan kesejahteraan mahasiswa Pakistan di Wuhan.

Namun, aturan pemerintah China tidak mengizinkan siapa pun meninggalkan Hubei. Meski begitu, situasinya tetap dipantau.

Sahil Hassan, mahasiswa doktoral asal Pakistan lainnya mengungkapkan kekecewaannya terhadap Pemerintah Pakistan.

"Setelah panggilan telepon itu kami tidak lagi berharap pemerintah kami akan mengevakuasi kami. Kami sangat kecewa kepada mereka," jelasnya.

Beberapa negara tetangga Pakistan seperti Bangladesh dan India bahkan telah berhasil mengevakuasi warga mereka.

Namun sayang, kebanyakan mahasiswa asal Pakistan beserta keluarga mereka masih terjebak di Wuhan sampai saat ini.

Dilansir dari akun twitter resmi Kedutaan China untuk Pakistan mengunggah pernyataan duta besarnya kepada warga Pakistan yang ada di Wuhan.

Dalam keterangannya, kedutaan meminta agar warga tidak panik karena pemerintah dua negara tengah mencari solusi terbaik bagi mereka.

Baca juga: Pernyataan Peneliti Harvard soal Virus Corona dan Perlawanan Terawan...

 

Baca tentang
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X