Politisi Perempuan Kurdi Disergap dan Ditembak Mati oleh Milisi Pendukung Turki

Kompas.com - 14/10/2019, 16:10 WIB
Pasukan milisi Suriah yang didukung Turki menembakkan senapan mesin di kota perbatasan Tal Abyad, Minggu (13/10/2019).
AFP / BAKR ALKASEMPasukan milisi Suriah yang didukung Turki menembakkan senapan mesin di kota perbatasan Tal Abyad, Minggu (13/10/2019).

QAMISHLI, KOMPAS.com - Seorang politisi perempuan Kurdi dilaporkan disergap dan ditembak mati oleh milisi pemberontak Suriah yang mendukung Turki.

Hevrin Khalaf, Sekretaris Jenderal Partai Masa Depan Suriah bersama sopirnya disergap pada Sabtu (12/10/2019), dilaporkan The Independent Minggu (13/10/2019).

Dia ditembak mati oleh pemberontak pendukung Turki, bersama laporan eksekusi lain yang diungkapkan Observatorium HAM untuk Suriah (SOHR).

Baca juga: Sepakat Bantu Kurdi Hadapi Turki, Pasukan Pemerintah Suriah Bergerak ke Perbatasan


"Sembilan warga lain juga dieksekusi dalam berbagai kesempatan di kawasan selatan kota Tal Abyad," demikian keterangan SOHR.

Sayap politik dari Pasukan Demokratik Suriah (SDF) yang dipimpin Kurdi menyatakan, Khalaf ditarik keluar dari mobilnya sebelum ditembak mati.

"Ini adalah bukti nyata bahwa Turki terus melanjutkan kejahatannya terhadap warga sipil tak bersenjata," terang sayap politik tersebut.

Turki dan proksinya memulai Operation Peace Spring pada Rabu (9/10/2019) dengan menggempur Unit Perlindungan Rakyat Kurdi (YPG).

YPG merupakan tulang punggung SDF yang bersama Amerika Serikat (AS), melaksanakan operasi menumpas Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS).

Ankara menuding YPG sebagai teroris karena dianggap berhubungan dengan Partai Rakyat Kurdistan (PKK) yang disebut pemberontak di Turki.

Partai Masa Depan Suriah mengungkapkan rasa duka cita atas kematian Khalaf, yang video eksekusinya tersebar di media sosial.

Meski SOHR sudah mengonfirmasi kebenaran video tersebut, media arus utama seperti AFP tidak bisa langsung memberikan kepastian.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Virus Corona Hantui Jepang, Catatkan Kasus Tertinggi Kedua Setelah China

Virus Corona Hantui Jepang, Catatkan Kasus Tertinggi Kedua Setelah China

Internasional
14 dari 300 Warga AS yang Dievakuasi dari Kapal Pesiar di Jepang Tertular Virus Corona

14 dari 300 Warga AS yang Dievakuasi dari Kapal Pesiar di Jepang Tertular Virus Corona

Internasional
Virus Corona Merebak, Kaisar Jepang Batalkan Perayaan Ulang Tahun

Virus Corona Merebak, Kaisar Jepang Batalkan Perayaan Ulang Tahun

Internasional
Kisah Orang Afrika Pertama yang Terpapar Virus Corona dan Sudah Sembuh

Kisah Orang Afrika Pertama yang Terpapar Virus Corona dan Sudah Sembuh

Internasional
40 Warga AS di Kapal Pesiar di Jepang Tertular Virus Corona

40 Warga AS di Kapal Pesiar di Jepang Tertular Virus Corona

Internasional
Kisah Pasien Singapura Sembuh dari Virus Corona: Rasanya Seperti Mau Mati

Kisah Pasien Singapura Sembuh dari Virus Corona: Rasanya Seperti Mau Mati

Internasional
Mengira Tertular Virus Corona, Mahasiswa Asing di Arab Saudi Bunuh Diri

Mengira Tertular Virus Corona, Mahasiswa Asing di Arab Saudi Bunuh Diri

Internasional
Perawat Ini Alami Diskriminasi Saat Merawat Pasien Virus Corona

Perawat Ini Alami Diskriminasi Saat Merawat Pasien Virus Corona

Internasional
Trump Minta Rusia untuk Berhenti Dukung Kekejaman Suriah

Trump Minta Rusia untuk Berhenti Dukung Kekejaman Suriah

Internasional
Korban Meninggal Virus Corona Per 17 Februari 2020 Capai 1.765 Orang

Korban Meninggal Virus Corona Per 17 Februari 2020 Capai 1.765 Orang

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] China Keluhkan Negara yang Bereaksi Berlebihan | Murid Australia Nyanyikan 'Abang Tukang Bakso' untuk Jokowi

[POPULER INTERNASIONAL] China Keluhkan Negara yang Bereaksi Berlebihan | Murid Australia Nyanyikan "Abang Tukang Bakso" untuk Jokowi

Internasional
Wabah Virus Corona dalam Angka Per 16 Februari 2020

Wabah Virus Corona dalam Angka Per 16 Februari 2020

Internasional
Taiwan Umumkan Kasus Kematian Pertama Virus Corona

Taiwan Umumkan Kasus Kematian Pertama Virus Corona

Internasional
22 Hari 'Hilang di Tengah Wabah Virus Corona, Kim Jong Un Kembali Muncul

22 Hari "Hilang di Tengah Wabah Virus Corona, Kim Jong Un Kembali Muncul

Internasional
WNI di Singapura Tak Terlalu Khawatir di Tengah Wabah Virus Corona

WNI di Singapura Tak Terlalu Khawatir di Tengah Wabah Virus Corona

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X