Tak Kuat Menampung, Turki Izinkan Pengungsi Suriah Menuju Eropa

Kompas.com - 29/02/2020, 18:26 WIB
Perempuan dan anak-anak terlihat di luar tenda di kamp Furat (Efrat) untuk orang-orang yang kehilangan tempat tinggal dari Deir Ezzor, sebelah utara kota Kafr Dariyan di provinsi utara Idlib, Suriah. Foto diambil pada 27 November 2017. Ibrahim Yasouf / AFPPerempuan dan anak-anak terlihat di luar tenda di kamp Furat (Efrat) untuk orang-orang yang kehilangan tempat tinggal dari Deir Ezzor, sebelah utara kota Kafr Dariyan di provinsi utara Idlib, Suriah. Foto diambil pada 27 November 2017.

ANKARA, KOMPAS.com - Kelompok pengungsi Suriah dilaporkan diizinkan menuju Eropa, setelah Turki mengatakan tidak akan melarang mereka ke Benua Biru.

Sebabnya, negara pimpinan Presiden Recep Tayyip Erdogan tersebut belum memiliki dukungan yang cukup untuk menampung jutaan pengungsi Suriah.

Keputusan ini dibuat menyusul serangan mematikan yang menimpa pasukan Turki di Idlib, kawasan utara Suriah.

Setidaknya 33 tentara Turki terbunuh dalam pengeboman di Idlib, provinsi terakhir di Suriah yang dikuasai pemberontak.

Pasukan dari pemerintah Suriah yang didukung oleh Rusia, berusaha merebut kembali Idlib dari kelompok-kelompok jihadis dan faksi pemberontak yang dibantu Turki.

Insiden itu memicu kekhawatiran meningkatnya tensi antara Turki dengan sekutu Suriah, yakni Rusia.

Baca juga: Serangan Udara di Idlib, 33 Tentara Turki Tewas

Yunani dan Bulgaria yang berbatasan dengan Turki, telah menambah pasukan untuk mencegah pengungsi masuk.

Polisi Yunani menembakkan gas air mata dalam upaya ini, demikian yang diberitakan BBC.

Terkait hal ini, Dewan Keamanan PBB akan segera bertemu untuk membicarakan insiden di Suriah.

Kepala Kebijakan Luar Negeri Uni Eropa Josep Borrell memperingatkan, situasi ini berisiko untuk jadi "konfrontasi militer internasional terbuka".

Baca juga: AS Minta Rezim Assad dan Sekutunya Hentikan Kekejaman di Idlib

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Sumber BBC
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X