Menteri Inggris Dikecam atas Kematian Putra Shamima di Suriah

Kompas.com - 10/03/2019, 12:17 WIB
Shamima Begum (kanan), remaja 19 tahun yang kabur dari Inggris demi bergabung dengan ISIS ketika diwawancarai oleh Sky News setelah melahirkan anak ketiganya di kamp pengungsi al-Hawl. via Sky NewsShamima Begum (kanan), remaja 19 tahun yang kabur dari Inggris demi bergabung dengan ISIS ketika diwawancarai oleh Sky News setelah melahirkan anak ketiganya di kamp pengungsi al-Hawl.

LONDON, KOMPAS.com - Menteri Dalam Negeri Inggris Sajid Javid menghadapi kritik keras atas kematian bayi dari pengantin ISIS Shamima Begum di Suriah.

Putra Shamima meninggal dunia selang beberapa pekan perempuan asal Inggris itu dicabut kewarganegaraannya.

Diwartakan Sky News, Sabtu (9/3/2019), Pasukan Demokratik Suriah (SDF) mengonfirmasi kematian bayi bernama Jarrah itu, dua hari setelah dibawa ke rumah sakit karena kesulitan bernapas.

Baca juga: Bayi Laki-laki Shamima Begum Meninggal di Suriah


Jarrah dilahirkan oleh remaja berusia 19 tahun tersebut pada pertengahan Februari 2019 di kamp pengungsian, setelah ISIS semakin terdesak.

Beberapa pekan sebelum meninggal, bayi itu memang berada dalam kondisi tidak sehat.

Shamima yang sebelumnya juga kehilangan dua anaknya di Suriah, mengatakan pada bulan lalu bahwa dia ingin pulang ke Inggris.

Keputusan Javid untuk mencopot kewarganegaraan Inggris Shamima memicu perdebatan nasional tentang haruskah remaja itu kembali ke negaranya.

Menanggapi kematian Jarrah, Menteri Dalam Negeri Bayangan Diane Abbott menentang sikap Javid atas kebijakannya terhadap Shamima.

"Meninggalkan seorang perempuan muda yang rentan dan seorang anak yang tidak bersalah di sebuah kamp pengungsian, di mana kita tahu angka kematian bayi tinggi, secara moral patut dicela," katanya.

"Menteri dalam negeri gagal melindungi anak Inggris ini dan dia punya banyak hal untuk dijawab," imbuhnya.

Hal sama juga dikatakan oleh Direktur Eksekusi kebijakan Save the Children Inggris, Kirsty McNeill.

"Ini merupakan tragedi yang bisa dihindari. Bayi kecil ini belum sampai berusia tiga minggu dan dia baru lahir, tapi meninggal di sebuah kamp yang padat dan dingin," tuturnya.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber BBC,Sky News
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

11 Warga Ukraina Korban Tewas Pesawat Boeing 737 yang Ditembak Iran Dikembalikan

11 Warga Ukraina Korban Tewas Pesawat Boeing 737 yang Ditembak Iran Dikembalikan

Internasional
75 Tahanan Kabur Massal dari Penjara Paraguay

75 Tahanan Kabur Massal dari Penjara Paraguay

Internasional
Gara-gara Kumis, Dubes AS Ini Bikin Rakyat Korea Selatan Marah

Gara-gara Kumis, Dubes AS Ini Bikin Rakyat Korea Selatan Marah

Internasional
Pangeran Harry Bela Istrinya Meghan Markle: Dia Masih Wanita yang Aku Cintai

Pangeran Harry Bela Istrinya Meghan Markle: Dia Masih Wanita yang Aku Cintai

Internasional
Ayah Meghan Markle Tuding Anaknya dan Pangeran Harry 'Merendahkan Kerajaan Inggris'

Ayah Meghan Markle Tuding Anaknya dan Pangeran Harry "Merendahkan Kerajaan Inggris"

Internasional
Mundur sebagai Anggota Kerajaan Inggris, Pangeran Harry: Tak Ada Pilihan Lain

Mundur sebagai Anggota Kerajaan Inggris, Pangeran Harry: Tak Ada Pilihan Lain

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Ibu Hamil Disiksa karena Dianggap Berdosa | Ibu Biarkan Putrinya Mati Kelaparan

[POPULER INTERNASIONAL] Ibu Hamil Disiksa karena Dianggap Berdosa | Ibu Biarkan Putrinya Mati Kelaparan

Internasional
PSK Usia 69 Tahun Ini Ditemukan Tewas, Polisi Lakukan Penyelidikan

PSK Usia 69 Tahun Ini Ditemukan Tewas, Polisi Lakukan Penyelidikan

Internasional
Manusia Terkecil di Dunia Ini Meninggal di Usia 27 Tahun

Manusia Terkecil di Dunia Ini Meninggal di Usia 27 Tahun

Internasional
Iran Tembak Jatuh Pesawat Ukraina karena Ditakuti Jet Tempur F-35 AS

Iran Tembak Jatuh Pesawat Ukraina karena Ditakuti Jet Tempur F-35 AS

Internasional
2 Orang di China Meninggal akibat Virus Misterius Mirip SARS

2 Orang di China Meninggal akibat Virus Misterius Mirip SARS

Internasional
Dianggap Berdosa, Ibu Hamil dan 5 Anaknya Disiksa hingga Tewas

Dianggap Berdosa, Ibu Hamil dan 5 Anaknya Disiksa hingga Tewas

Internasional
Pesta Selama Seminggu dan Biarkan Anaknya Mati Kelaparan, Ibu Ini Dipenjara

Pesta Selama Seminggu dan Biarkan Anaknya Mati Kelaparan, Ibu Ini Dipenjara

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Gadis di China Makan Nasi dan Sambal Selama 5 Tahun | Gunung Taal Meletus

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Gadis di China Makan Nasi dan Sambal Selama 5 Tahun | Gunung Taal Meletus

Internasional
Trump kepada Pemimpin Tertinggi Iran: Dia Harus Hati-hati dengan Ucapannya

Trump kepada Pemimpin Tertinggi Iran: Dia Harus Hati-hati dengan Ucapannya

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X