Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 03/11/2018, 20:25 WIB

Melansir AFP, beberapa analis menilai dia tidak memiliki pengaruh pada Taliban di Afghanistan.

"Dia tidak memiliki pengaruh apa pun terhadap Taliban Afghanistan, tetapi dia mendukung perjuangan mereka," kata analis Rahimullah Yusufzai .

"Banyak pemimpin dan pejuang Taliban Afghanistan telah belajar darinya," ujarnya.

Media Pakistan menyebut kematian Maulana sebagai pukulan bagi proses perdamaian Afghanistan, tetapi Yusufzai meragukannya.

Baca juga: Pakistan Bebaskan Komandan Taliban yang Ditahan Selama Delapan Tahun

Dia menyatakan, kematiannya tidak akan berdampak pada pembicaraan perdamaian karena dia tidak pernah menjadi bagian dari negosiasi.

Sementara itu, pengguna media sosial di Afghanistan menyebutnya sebagai "pembuat onar".

"Taliban telah kehilangan ayah mereka, sekarang mereka yatim piatu," tulis Bilal Noori, seorang warga Afghanistan.

Kematiannya secara luas dikecam di Pakistan oleh politisi dan pemimpin agama, sementara Perdana Menteri Imran Khan menyerukan penyelidikan atas pembunuhan tersebut.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.