Kompas.com - 19/07/2018, 22:00 WIB

DAMASKUS, KOMPAS.com - Pemberontak Suriah telah sepakat dengan Rusia, sekutu kuat rezim Presiden Bashar al Assad untuk menyerahkan wilayah Quneitra.

Provinsi di barat daya Suriah itu merupakan zona sensitif berbentuk tipis dan menyerupai sabit yang berbatasan dengan Dataran Tinggi Golan yang diduduki Israel.

Menurut Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia, kelompok pemberontak telah menguasai sebagian besar wilayah provinsi tersebut selama bertahun-tahun.

Namun sesuai kesepakatan dengan Rusia, mereka akan menyerahkan kendali wilayah tersebut pada pemerintah.

Baca juga: Pemberontak Suriah di Daraa Serahkan Senjata Berat pada Pasukan Pemerintah

"Kesepakatan yang telah dicapai meliputi gencatan senjata, penyerahan persenjataan berat dan menengah, serta kembalinya institusi pemerintah ke wilayah tersebut," kata Kepala Observatori, Rami Abdel Rahman, kepada AFP, Kamis (19/7/2018).

Di bawah kesepakatan tersebut, otoritas berwajib Suriah akan mengambil wilayah kelompok oposisi di zona penyangga.

Bagi anggota kelompok pemberontak yang menolak persyaratan perjanjian akan diberi jalur aman ke bergerak ke wilayah yang masih dikuasai oposisi di Suriah utara.

Seorang anggota delegasi kelompok pemberontak memberikan konfirmasi kepada AFP bahwa kesepakatan telah dicapai dan pasukan pro-pemerintah akan segera memasuki zona penyangga.

Namun demikian tidak disampaikan kapan penyerahan tersebut akan dilakukan.

Kantor berita pemerintah, SANA mengatakan, pihaknya telah mendapat informasi awal mengenai kesepakatan dengan pasukan pemerintah untuk kembali ke posisi awal di wilayah tersebut seperti sebelum 2011 lalu.

Namun ditambahkan Observatorium, kesepakatan yang dicapai antara pemerintah dengan pasukan pemberontak tidak termasuk pasukan Hayat Tahrir al-Sham, aliansi yang menguasai wilayah di Quneitra dan Daraa.

Baca juga: Manfaatkan Kesempatan Gencatan Senjata, ISIS Rebut Desa di Selatan Suriah

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.