14 dari 300 Warga AS yang Dievakuasi dari Kapal Pesiar di Jepang Tertular Virus Corona

Kompas.com - 17/02/2020, 15:47 WIB
Dek atas dari kapal pesiar Diamond Princess dengan kapasitas lebih dari 3.000 orang terlihat kosong ketika bersandar untuk menjalani karantina di Pelabuhan Yokohama pada 4 Februari 2020. Sebanyak 10 orang dalam kapal itu dilaporkan resmi terinfeksi virus corona. AFP/BEHROUZ MEHRIDek atas dari kapal pesiar Diamond Princess dengan kapasitas lebih dari 3.000 orang terlihat kosong ketika bersandar untuk menjalani karantina di Pelabuhan Yokohama pada 4 Februari 2020. Sebanyak 10 orang dalam kapal itu dilaporkan resmi terinfeksi virus corona.

WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Sebanyak 14 dari sekitar 300 warga AS yang dievakuasi dari kapal pesiar di Jepang dilaporkan positif mengidap virus corona.

Sebanyak 400 penumpang dari Negeri "Uncle Sam" menjalani karantina di kapal Diamond Princess sejak dua pekan lalu, dan diprediksi berakhir 19 Februari mendatang.

Pemerintah AS sudah memutuskan untuk mengevakuasi warga AS dari kapal pesiar. Namun, 40 di antaranya ternyata mengidap virus corona.

Baca juga: Virus Corona Merebak, Kaisar Jepang Batalkan Perayaan Ulang Tahun

Para penumpang yang tersisa kemudian dikeluarkan dari Diamond Princess dan bersiap untuk dipulangkan ke AS, dilaporkan AFP Senin (17/2/2020).

Namun dalam pernyataan gabungan Kementerian Luar Negeri dan Kementerian Layanan Manusia dan Kesehatan (HHS), 14 warga AS ternyata positif.

Setelah berkonsultasi dengan HHS, Kemenlu menyatakan memutuskan untuk tetap membawa mereka, namun diisolasi dari penumpang lainnya.

Washington menjelaskan, para penumpang yang tertular dipindahkan dengan cepat ke area isolasi di pesawat evakuasi sesuai protokol kesehatan.

"Selama penerbangan, mereka yang positif terinfeksi virus corona bakal dipisahkan dari yang lain," ujar HHS, yang menambahkan semua penumpang juga dipantau.

Dalam pernyataan resmi, setiap penumpang yang menunjukkan gejala mirip Covid-19, nama resmi virus, bakal dipindahkan ke ruang isolasi.

Pesawat pertama yang membawa para penumpang dari Diamond Princess mendarat di Pangkalan Udara Travis, California, pada Minggu malam waktu setempat (16/2/2020).

Berdasarkan keterangan fotografer AFP, burung besi yang disewa pemerintah AS pukul 23.29, di lokasi sekitar 70 kilometer dari San Francisco.

Setelah mendarat, warga AS yang sudah dievakuasi dari kapal pesiar di Jepang bakal dikarantina selama 14 hari ke depan.

Sementara pesawat kedua yang membawa penumpang tersisa dilaporkan juga mendarat sesaat setelah yang pertama di pangkalan San Antonio, Texas.

Baca juga: Kisah Orang Afrika Pertama yang Terpapar Virus Corona dan Sudah Sembuh

Baca tentang
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Sumber AFP
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X