AS Hendak Jual Jet Tempur F-16 Terbaru ke Taiwan, China Ancam Berikan Sanksi

Kompas.com - 21/08/2019, 17:30 WIB
Ilustrasi. Pesawat-pesawat tempur F-16 Fighting Falcon dari Garda Nasional Udara AS. Wikimedia Commons/US Air National GuardIlustrasi. Pesawat-pesawat tempur F-16 Fighting Falcon dari Garda Nasional Udara AS.

BEIJING, KOMPAS.com - China mengancam bakal memberikan sanksi setelah Amerika Serikat ( AS) setuju menjual jet tempur F-16 terbaru kepada Taiwan.

Dalam konferensi pers, Kementerian Luar Negeri China Geng Shuang berujar mereka bakal mengambil langkah yang diperlukan untuk mengamankan kepentingan.

"Termasuk memberikan sanksi kepada perusahaan AS yang berpartisipasi dalam penjualan jet tempur F-16 kepada Taiwan," kata Geng dilansir AFP Rabu (21/8/2019).

Baca juga: Jet Tempur F-16 AS yang Dijual ke Taiwan Bisa Dipakai Bertempur hingga 2070


Sebelumnya, Kementerian Luar Negeri AS mengumumkan mereka menyepakati penjualan jet tempur sebanyak 66 unit dengan nilai 8 miliar dollar, atau Rp 114 triliun.

Nantinya, Taiwan bakal mendapat varian terbaru F-16C/D Block 70/72. Pernyataan itu juga dibenarkan oleh Menteri Luar Negeri Mike Pompeo.

Lockheed Martin selaku pabrikan menyebut jet tempur F-16C/D Block 70/72 mencakup sistem avionik, senjata, hingga radar yang begitu canggih.

Lockheed menyebut jet tempur tersebut mempunyai struktur bodi yang kuat, sehingga bisa dipakai untuk bertempur hingga 2070 mendatang.

Rencana itu terjadi di tengah perang dagang antara China dan AS dengan ekonom menyatakan tak hanya merugikan mereka, namun juga dunia.

Dalam rilis resminya, Pompeo menerangkan dia sudah mendapat persetujuan dari Presiden Donald Trump setelah terlebih dahulu memberi tahu Kongres AS.

"Aksi kami sangat konsisten dengan kebijakan terdahulu. Sederhananya, kami mengikuti komitmen yang dibuat dengan semua pihak," ujar Pompeo.

Taipei melalui juru bicara kantor kepresidenan menanggapi dengan menuturkan penjualan itu bakal membantu mengamankan kemerdekaan rakyatnya.

Pembelian itu bakal memainkan peranan penting di Selat Taiwan, apalagi di tengah meningkatnya aksi militer Beijing dalam beberapa tahun terakhir.

China masih menganggap Taipei sebagai bagian dari wilayah mereka yang harus segera disatukan. Namun pulau yang memerintah secara mandiri itu bersekutu dengan AS.

Badan Kerja Sama Keamanan Pertahanan yang mengawasi penjualan senjata luar negeri berujar, pembelian F-16 tak akan mengubah keseimbangan militer dasar kawasan.

"Penawaran penjualan ini bakal menyediakan pertahanan baik di wilayah udara, keamanan regional, maupun kerja sama dengan AS," ujar badan itu.

Baca juga: Trump Setuju AS Jual 66 Unit Jet Tempur F-16 ke Taiwan

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber AFP
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

11 Warga Ukraina Korban Tewas Pesawat Boeing 737 yang Ditembak Iran Dikembalikan

11 Warga Ukraina Korban Tewas Pesawat Boeing 737 yang Ditembak Iran Dikembalikan

Internasional
75 Tahanan Kabur Massal dari Penjara Paraguay

75 Tahanan Kabur Massal dari Penjara Paraguay

Internasional
Gara-gara Kumis, Dubes AS Ini Bikin Rakyat Korea Selatan Marah

Gara-gara Kumis, Dubes AS Ini Bikin Rakyat Korea Selatan Marah

Internasional
Pangeran Harry Bela Istrinya Meghan Markle: Dia Masih Wanita yang Aku Cintai

Pangeran Harry Bela Istrinya Meghan Markle: Dia Masih Wanita yang Aku Cintai

Internasional
Ayah Meghan Markle Tuding Anaknya dan Pangeran Harry 'Merendahkan Kerajaan Inggris'

Ayah Meghan Markle Tuding Anaknya dan Pangeran Harry "Merendahkan Kerajaan Inggris"

Internasional
Mundur sebagai Anggota Kerajaan Inggris, Pangeran Harry: Tak Ada Pilihan Lain

Mundur sebagai Anggota Kerajaan Inggris, Pangeran Harry: Tak Ada Pilihan Lain

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Ibu Hamil Disiksa karena Dianggap Berdosa | Ibu Biarkan Putrinya Mati Kelaparan

[POPULER INTERNASIONAL] Ibu Hamil Disiksa karena Dianggap Berdosa | Ibu Biarkan Putrinya Mati Kelaparan

Internasional
PSK Usia 69 Tahun Ini Ditemukan Tewas, Polisi Lakukan Penyelidikan

PSK Usia 69 Tahun Ini Ditemukan Tewas, Polisi Lakukan Penyelidikan

Internasional
Manusia Terkecil di Dunia Ini Meninggal di Usia 27 Tahun

Manusia Terkecil di Dunia Ini Meninggal di Usia 27 Tahun

Internasional
Iran Tembak Jatuh Pesawat Ukraina karena Ditakuti Jet Tempur F-35 AS

Iran Tembak Jatuh Pesawat Ukraina karena Ditakuti Jet Tempur F-35 AS

Internasional
2 Orang di China Meninggal akibat Virus Misterius Mirip SARS

2 Orang di China Meninggal akibat Virus Misterius Mirip SARS

Internasional
Dianggap Berdosa, Ibu Hamil dan 5 Anaknya Disiksa hingga Tewas

Dianggap Berdosa, Ibu Hamil dan 5 Anaknya Disiksa hingga Tewas

Internasional
Pesta Selama Seminggu dan Biarkan Anaknya Mati Kelaparan, Ibu Ini Dipenjara

Pesta Selama Seminggu dan Biarkan Anaknya Mati Kelaparan, Ibu Ini Dipenjara

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Gadis di China Makan Nasi dan Sambal Selama 5 Tahun | Gunung Taal Meletus

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Gadis di China Makan Nasi dan Sambal Selama 5 Tahun | Gunung Taal Meletus

Internasional
Trump kepada Pemimpin Tertinggi Iran: Dia Harus Hati-hati dengan Ucapannya

Trump kepada Pemimpin Tertinggi Iran: Dia Harus Hati-hati dengan Ucapannya

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X