Trump Setuju AS Jual 66 Unit Jet Tempur F-16 ke Taiwan

Kompas.com - 20/08/2019, 12:25 WIB
Jet tempur F-16 Viper buatan Amerika Serikat. AFP / SAM YEHJet tempur F-16 Viper buatan Amerika Serikat.

WASHINGTON, KOMPAS.com - Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengatakan dirinya telah menyetujui kesepakatan penjualan 66 unit jet tempur F-16 kepada Taiwan.

Kesepakatan penjualan jet tempur senilai total 8 miliar dollar AS (sekitar Rp 114 triliun) itu masih harus menunggu persetujuan dari Senat AS sebelum dapat ditindaklanjuti.

Kendati demikian, persetujuan Trump telah membawa angin segar bagi Taiwan, terutama dalam hal pertahanan pemerintahan pulau itu terhadap China daratan.

"Kesepakatan ini bernilai 8 miliar dollar AS. Itu adalah uang yang banyak. Juga banyak pekerjaan. Dan kami tahu mereka (Taiwan) akan menggunakan F-16 ini secara bertanggung jawab," ujar Trump.


Baca juga: AS Kirim Kapal Perang ke Selat Taiwan, China Prihatin

Kementerian Pertahanan Taiwan menyambut baik pengumuman Trump, mengatakan bahwa F-16 tersebut akan membantu menjaga keamanan di wilayah Selat Taiwan dan Asia-Pasifik.

Kementerian Taiwan juga mengatakan bakal melanjutkan kontak dekatnya dengan departemen-departemen pemerintahan AS.

Jika kesepakatan itu disetujui Senat AS, maka itu akan menjadi penjualan pesawat F-16 pertama AS ke Taiwan sejak 1992.

Permintaan penjualan sebelumnya ditolak oleh pemerintahan Barack Obama, yang kemudian hanya menawarkan untuk meningkatkan armada yang telah dimiliki Taiwan, yakni 140 unit jet tempur F-16A/B Block 20.

Baca juga: Ingin Ganti Jet Tempur Buatan Soviet, Bulgaria Beli 8 Unit F-16 AS

Menurut pakar militer, 66 unit jet tempur F-16 yang akan dijual AS ke Taiwan merupakan varian terbaru, yakni F-16V yang berjuluk The Viper.

Jet tempur F-16 tersebut memiliki kemampuan membawa berbagai jenis rudal udara-ke-udara untuk jarak pendek hingga menengah, sehingga akan mampu lebih baik dalam menangkal ancaman serangan udara dari pesawat tempur generasi keempat China, seperti Sukhoi Su-35 dan Chengdu J-10.

Kesepakatan penjualan jet tempur F-16 ini juga bukan kesepakatan penjualan persenjataan pertama yang dilakukan AS dengan Taiwan.

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber AFP
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bubarkan Demonstran, Polisi Hong Kong 'Tak Sengaja' Tembakkan Meriam Air ke Arah Masjid

Bubarkan Demonstran, Polisi Hong Kong "Tak Sengaja" Tembakkan Meriam Air ke Arah Masjid

Internasional
Patuhi Kesepakatan Gencatan Senjata, Pasukan Kurdi Suriah Tinggalkan 'Zona Aman'

Patuhi Kesepakatan Gencatan Senjata, Pasukan Kurdi Suriah Tinggalkan "Zona Aman"

Internasional
Mutiara Berusia 8.000 Tahun Bakal Dipamerkan Pertama Kali di Abu Dhabi

Mutiara Berusia 8.000 Tahun Bakal Dipamerkan Pertama Kali di Abu Dhabi

Internasional
Hadiri Pelantikan Jokowi, Ini Kerja Sama Bilateral yang Ingin Ditingkatkan PM Singapura

Hadiri Pelantikan Jokowi, Ini Kerja Sama Bilateral yang Ingin Ditingkatkan PM Singapura

Internasional
Berusaha Bunuh Pasukan SAS Inggris, ISIS Pasang Bom Bunuh Diri di Bra

Berusaha Bunuh Pasukan SAS Inggris, ISIS Pasang Bom Bunuh Diri di Bra

Internasional
Mahathir Tiba di Jakarta untuk Hadiri Pelantikan Jokowi-Ma'ruf Amin

Mahathir Tiba di Jakarta untuk Hadiri Pelantikan Jokowi-Ma'ruf Amin

Internasional
Lagi, Aktivis Pro-Demokrasi Hong Kong Diserang Orang Tak Dikenal

Lagi, Aktivis Pro-Demokrasi Hong Kong Diserang Orang Tak Dikenal

Internasional
Pria di Harlem Tembak Tetangga Apartemen karena Terlalu Berisik

Pria di Harlem Tembak Tetangga Apartemen karena Terlalu Berisik

Internasional
Erdogan Ancam Bakal 'Hancurkan Kepala' Pasukan Kurdi Jika Tak Keluar dari Zona Aman

Erdogan Ancam Bakal "Hancurkan Kepala" Pasukan Kurdi Jika Tak Keluar dari Zona Aman

Internasional
ISIS Pakai Jenazah Anak-anak untuk Jebakan Granat, Nyaris Lukai Pasukan Khusus Inggris SAS

ISIS Pakai Jenazah Anak-anak untuk Jebakan Granat, Nyaris Lukai Pasukan Khusus Inggris SAS

Internasional
Warga Protes Kenaikan Harga Tiket Kereta, Presiden Chile Umumkan Keadaan Darurat

Warga Protes Kenaikan Harga Tiket Kereta, Presiden Chile Umumkan Keadaan Darurat

Internasional
Dari 80 Detik hingga 19 Jam, Inilah Penerbangan Tersingkat dan Terlama di Dunia

Dari 80 Detik hingga 19 Jam, Inilah Penerbangan Tersingkat dan Terlama di Dunia

Internasional
Pemilu Kanada 2019, Bagaimana Peluang PM Justin Trudeau untuk Kembali Terpilih?

Pemilu Kanada 2019, Bagaimana Peluang PM Justin Trudeau untuk Kembali Terpilih?

Internasional
Presiden Meksiko Dukung Keputusan Pihak Keamanan Bebaskan Putra El Chapo

Presiden Meksiko Dukung Keputusan Pihak Keamanan Bebaskan Putra El Chapo

Internasional
Korban Tewas Ledakan di Masjid Afghanistan Jadi 62 Orang, Taliban Bantah Terlibat

Korban Tewas Ledakan di Masjid Afghanistan Jadi 62 Orang, Taliban Bantah Terlibat

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X