Kompas.com - 23/05/2019, 12:28 WIB

BAB AL-HAWA, KOMPAS.com - Seorang pria Italia yang disandera di Suriah kini sedang dalam perjalanan pulang menuju rumahnya.

Diwartakan kantor berita AFP, Rabu (22/5/2019), Alessandro Sandrini menghilang pada Oktober 2016 setelah pergi berlibur ke Turki.

Rambutnya nampak rapi dipangkas dengan janggut yang dibiarkan tumbuh. Dia muncul pada konferensi pers di kota perbatasan Bab al-Hawa pada Rabu (22/5/2019) jelang keberangkatannya ke Turki.

Setelah berbicara kepada awak media, dia masuk ke sebuah mobil untuk membawanya melintasi perbatasan.

Baca juga: Perang Sipil Bikin Warga Suriah Berhemat Saat Ramadhan

Alessandro dilaporkan telah diculik oleh kelompok yang tidak disebutkan namanya. Setelah menghubungi para penculik melalui informan dan bernegosiasi untuk pembebasannya.

"Kami segera menghubungi pihak terkait untuk memulangkannya," kata perwakilan dari cabang sipil kelompok Hayat Tahrir al-Sham, mantan afiliasi Suriah Al-Qaeda.

Duduk di belakang meja konferensi pers, Alessandro menceritakan penculikannya di kota Adana, Turki.

"Saya tersesat dalam perjalanan ke hotel dan mendapati dirinya melalui jalan-jalan Adana," ucapnya.

"Saya merasa seseorang mengenai wajahnya saya dengan sesuatu. Saya merasa terbius dan tertidur," katanya.

"Saya terbangun di sebuah ruangan di mana ada dua orang bersenjata dan berkerudung," imbuhnya.

Halaman:
Sumber AFP
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.