Perang Sipil Bikin Warga Suriah Berhemat Saat Ramadhan

Kompas.com - 21/05/2019, 22:21 WIB
Sebuah keluarga tengah berbuka puasa di lapangan dekat kamp desa Atme, kawasan yang dikuasai ekstremis di Idlib, Suriah, pada 19 Mei 2019. AFP/NAZEER AL-KHATIBSebuah keluarga tengah berbuka puasa di lapangan dekat kamp desa Atme, kawasan yang dikuasai ekstremis di Idlib, Suriah, pada 19 Mei 2019.

DAMASKUS, KOMPAS.com - Abu Anas al-Hijazi memperhatikan dengan serius rak yang berada di Pasar Bab Srija di ibu kota Suriah, Damaskus. Namun tak membeli apa-apa.

Bagi penyanyi saat pesta pernikahan berusia 45 tahun itu, Ramadhan tahun ini merupakan bulan suci yang membuatnya benar-benar harus mengetatkan ikat pinggang.

Hijazi mengatakan pada Ramadhan sebelumnya, dia selalu mengundang keluarga besar atau kerabat untuk buka puasa di rumahnya. "Namun, kini saya hanya mengundang mereka paling dua kali," katanya.

Baca juga: Serangan Udara Rusia di Suriah Tewaskan 10 Warga Sipil

Bagi kebanyakan warga di Suriah, konflik yang telah mendera negara itu selama delapan tahun terahir membuat mereka mengesampingkan momen berbuka bersama.

Bahkan seperti dilansir AFP via Gulf News Selasa (21/5/2019), Hijazi menuturkan dia telah mengganti daging merah dengan ayam, dan hanya menyajikan porsi kecil.

"Tidak ada yang sama lagi," terang penyanyi yang hanya mendapatkan pemasukan sedikit saat Ramadhan yang merupakan bulan tak populer untuk menggelar pernikahan.

Hijazi merupakan satu dari sekian banyak warga Suriah yang taraf kehidupannya menyusut jauh sejak perang sipil terjadi di sana pada 2011 silam.

Menurut data Program Pangan Dunia (WFP), sekitar 80 persen rumah tangga seantero Suriah kesulitan memenuhi kebutuhan harian karena tak punya cukup uang.

Harga Menentukan Apa yang Dimasak

Bagi Rabbah Ammar, ekonomi yang melambat berarti dia harus pandai-pandai menghitung pengeluaran makan keluarganya selama bulan Ramadhan bergulir.

Perempuan 52 tahun itu mengatakan, dia sudah menyimpan sedikit uang sejak April lalu untuk dibelanjakan saat bulan puasa. Dia mengaku datang ke Pasar Bab Srija karena harganya lebih miring.

Ammar berkata dia menyajikan hidangan buka puasa bergantung kepada harga bahan makanannya.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber Gulf News
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mantan Bintang Porno Mia Khalifa Kisahkan Dijebak Masuk ke Industri Film Dewasa

Mantan Bintang Porno Mia Khalifa Kisahkan Dijebak Masuk ke Industri Film Dewasa

Internasional
Menyeberang Sambil Pakai 'Headphone' dan Bermain Ponsel, Juara Tinju Ini Tewas Ditabrak Kereta

Menyeberang Sambil Pakai "Headphone" dan Bermain Ponsel, Juara Tinju Ini Tewas Ditabrak Kereta

Internasional
Berbohong Dirinya Diperkosa, Pria Indonesia Dipenjara di Singapura

Berbohong Dirinya Diperkosa, Pria Indonesia Dipenjara di Singapura

Internasional
Mantan Model Playboy Ini Berniat 'Nyalon' Jadi Presiden Kroasia

Mantan Model Playboy Ini Berniat "Nyalon" Jadi Presiden Kroasia

Internasional
Dikepung Polisi, Demonstran Hong Kong di Universitas Tulis Kata-kata Terakhir

Dikepung Polisi, Demonstran Hong Kong di Universitas Tulis Kata-kata Terakhir

Internasional
Trump Kunjungi Rumah Sakit Militer secara Rahasia, Kesehatannya Jadi Sorotan

Trump Kunjungi Rumah Sakit Militer secara Rahasia, Kesehatannya Jadi Sorotan

Internasional
Bentrokan di Universitas Hong Kong, Keluarga yang Cemas Menanti Kabar Anaknya

Bentrokan di Universitas Hong Kong, Keluarga yang Cemas Menanti Kabar Anaknya

Internasional
Pemimpin Hong Kong Minta Demonstran yang Ada di Kampus untuk Menyerah

Pemimpin Hong Kong Minta Demonstran yang Ada di Kampus untuk Menyerah

Internasional
Pemerintah Hong Kong Sebut 600 Demonstran Menyerah kepada Polisi

Pemerintah Hong Kong Sebut 600 Demonstran Menyerah kepada Polisi

Internasional
Dokumen soal Penanganan Minoritas Muslim di Xinjiang Bocor, Apa Tanggapan China?

Dokumen soal Penanganan Minoritas Muslim di Xinjiang Bocor, Apa Tanggapan China?

Internasional
Dokumen China Ungkap Penanganan terhadap Minoritas Muslim di Xinjiang

Dokumen China Ungkap Penanganan terhadap Minoritas Muslim di Xinjiang

Internasional
Kaitkan Kebakaran Hutan dengan Legalisasi Pernikahan Sesama Jenis, Bintang Rugbi Australia Ini Dikecam

Kaitkan Kebakaran Hutan dengan Legalisasi Pernikahan Sesama Jenis, Bintang Rugbi Australia Ini Dikecam

Internasional
AS Kini Tak Pandang Permukiman Israel di Tepi Barat Ilegal

AS Kini Tak Pandang Permukiman Israel di Tepi Barat Ilegal

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Kapal Induk China Berlayar ke Selat Taiwan | Media Inggris Soroti Plastik di Indonesia

[POPULER INTERNASIONAL] Kapal Induk China Berlayar ke Selat Taiwan | Media Inggris Soroti Plastik di Indonesia

Internasional
Dikurung di Penjara Manusia, Beruang Ini 'Dibebaskan' Setelah 15 Tahun

Dikurung di Penjara Manusia, Beruang Ini "Dibebaskan" Setelah 15 Tahun

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X