Pelaku Bom Bunuh Diri Sri Lanka Pakai Peledak yang Disukai ISIS

Kompas.com - 21/05/2019, 16:07 WIB
Seorang pria menangis sambil berjalan di belakang peti jenazah seorang korban bom Minggu Paskah usai misa di gereja St Sebastian, Negombo, Sri Lanka, Selasa (23/4/2019). AFP/JEWEL SAMADSeorang pria menangis sambil berjalan di belakang peti jenazah seorang korban bom Minggu Paskah usai misa di gereja St Sebastian, Negombo, Sri Lanka, Selasa (23/4/2019).

COLOMBO, KOMPAS.com - Otoritas Sri Lanka mengungkapkan adanya keterlibatan pihak asing dalam ledakan bom di gereja dan hotel mewah yang terjadi pada April lalu.

Diberitakan AFP Selasa (21/5/2019), polisi menuturkan bom yang dipakai dalam serangan 21 April yang menewaskan 250 orang itu dikenal sebagai "Ibu Setan".

Detektif menyatakan bom bunuh diri yang dipakai ketika perayaan Minggu Paskah itu dirakit militan lokal yang pernah gabung dengan Negara Islam Irak dan Suriah ( ISIS).

Baca juga: Gema Doa Iringi Satu Bulan Pascateror Bom Paskah Sri Lanka


Otoritas mengonfirmasi peledak itu bernama triacetone triperoxide atau TATP. Sebuah senyawa tidak stabil namun gampang dicampur yang sangat disukai ISIS.

Jenis peledak itu juga digunakan ketika serangan Paris 2015, serangan di Manchester Arena pada 2017, dan ledakan di gereja di Surabaya pada tahun lalu.

ISIS sudah mengklaim bahwa para pelaku ledakan bom bunuh diri Sri Lanka merupakan jaringannya. Namun penyelidik lokal maupun internasional tak semudah itu percaya.

Fokus mereka saat ini adalah mengorek sedalam mungkin seberapa jauh peran kekuatan asing dalam serangan yang juga melukai sekitar 500 orang itu.

"Kelompok ini dengan mudah mendapatkan akses ke bahan kimia serta pupuk sebagai bahan baku membuat peledak," ujar seorang penyidik anonim Sri Lanka.

Sumber itu menerangkan National Thawheeth Jamaath (NTJ) adalah kelompok yang bertanggung jawab atas serangan itu, dengan dugaan mereka mendapat bantuan dari ekstremis lain.

Detektif itu menjelaskan sangat kecil kemungkinan pelaku mendapatkan cara merakit bom itu hanya berbekal tutorial di YouTube. Aparat yakin, mereka tentu bertemu untuk berlatih.

Penyelidik awalnya meyakini peledak C4, yang digunakan oleh kelompok pemberontak Macan Tamil, merupakan bahan utama hingga uji forensik menemukan TATP.

Halaman:
Baca tentang
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber AFP
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dibakar Hidup-hidup oleh Si Pemerkosa, Gadis 23 Tahun di India Tewas

Dibakar Hidup-hidup oleh Si Pemerkosa, Gadis 23 Tahun di India Tewas

Internasional
Terungkap, Pelaku Penembakan Pangkalan AL Pensacola Sebut AS 'Negara Iblis'

Terungkap, Pelaku Penembakan Pangkalan AL Pensacola Sebut AS "Negara Iblis"

Internasional
Jenazah Pelaku Teror London Bridge yang Tewaskan 2 Orang Dikuburkan di Pakistan

Jenazah Pelaku Teror London Bridge yang Tewaskan 2 Orang Dikuburkan di Pakistan

Internasional
Inilah Identitas Tentara Arab Saudi yang Jadi Pelaku Penembakan di Pangkalan AL AS Pensacola

Inilah Identitas Tentara Arab Saudi yang Jadi Pelaku Penembakan di Pangkalan AL AS Pensacola

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Peringatan China kepada AS | Jokowi Dapat Penghargaan Asian of the Year

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Peringatan China kepada AS | Jokowi Dapat Penghargaan Asian of the Year

Internasional
Berhenti Menari di Pesta Pernikahan, Wanita India Ditembak di Wajah

Berhenti Menari di Pesta Pernikahan, Wanita India Ditembak di Wajah

Internasional
Pria di China Ini Gores Cat Mobil BMW Supaya Sang Ayah Membelikan

Pria di China Ini Gores Cat Mobil BMW Supaya Sang Ayah Membelikan

Internasional
Tentara Arab Saudi Diduga Jadi Pelaku Penembakan Pangkalan AL AS Pensacola, Raja Salman Bereaksi

Tentara Arab Saudi Diduga Jadi Pelaku Penembakan Pangkalan AL AS Pensacola, Raja Salman Bereaksi

Internasional
3 Tewas dalam Penembakan di Pangkalan AL AS Pensacola, Pelaku Diduga Tentara Arab Saudi

3 Tewas dalam Penembakan di Pangkalan AL AS Pensacola, Pelaku Diduga Tentara Arab Saudi

Internasional
Ini Cara Indonesia Dorong Terwujudnya Demokrasi Inklusif di Dunia

Ini Cara Indonesia Dorong Terwujudnya Demokrasi Inklusif di Dunia

Internasional
Indonesia dan Australia Sepakat Hormati Integritas Wilayah

Indonesia dan Australia Sepakat Hormati Integritas Wilayah

Internasional
Iran Diam-diam Pindahkan Rudalnya ke Irak lewat Demonstrasi

Iran Diam-diam Pindahkan Rudalnya ke Irak lewat Demonstrasi

Internasional
Seorang Wanita di Filipina Dipenggal dan Otaknya Dimakan

Seorang Wanita di Filipina Dipenggal dan Otaknya Dimakan

Internasional
Korea Utara Sebut Trump sebagai 'Orang Tua dengan Gangguan Kecerdasan'

Korea Utara Sebut Trump sebagai "Orang Tua dengan Gangguan Kecerdasan"

Internasional
4 Pelaku Pemerkosaan Dokter Hewan di India Ditembak Mati Polisi, Publik Bersukacita

4 Pelaku Pemerkosaan Dokter Hewan di India Ditembak Mati Polisi, Publik Bersukacita

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X