Gema Doa Iringi Satu Bulan Pascateror Bom Paskah Sri Lanka

Kompas.com - 21/05/2019, 14:06 WIB
Umat Katolik Sri Lanka berdoa di gereja St Anthony setelah dibuka sebagian untuk pertama kalinya sejak serangan Minggu Paskah di Kolombo pada 7 Mei 2019. (AFP/ISHARA S. KODIKARA) ISHARA S. KODIKARAUmat Katolik Sri Lanka berdoa di gereja St Anthony setelah dibuka sebagian untuk pertama kalinya sejak serangan Minggu Paskah di Kolombo pada 7 Mei 2019. (AFP/ISHARA S. KODIKARA)

KOLOMBO, KOMPAS.com - Satu bulan lalu, tepatnya pada 21 April 2019, umat Kristen di Sri Lanka berbondong-bondong pergi ke gereja untuk mengikuti perayaan misa Paskah.

Namun, tak ada yang pernah menyangka suka cita itu berubah seketika menjadi duka mendalam.

Bom meledak, memisahkan anggota keluarga dengan kematian mendadak. Dentuman suara bom juga terdengar di hotel yang banyak dikunjungi para turis.

Baca juga: Presiden Sri Lanka Bersumpah Hapuskan Ancaman Teror di Negaranya

Total ada tiga gereja, dengan dua di antaranya berada di luar ibu kota dan tiga hotel mewah di Kolombo juga diserang sejumlah bom bunuh diri, yang diklaim oleh ISIS.

Kini pada Senin (21/5/2019), ratusan umat Katolik berdoa di luar Gereja St Anthony, Kolombo, yang rusak dihantam bom.

Doa mereka mengiringi satu bulan pascainsiden teror bom Paskah yang membunuh 258 orang dan melukai lebih dari 500 orang.

Lilin-lilin dinyalakan dan umat tak goyah berdoa meski gereja yang dibangun pada 1740 itu sedang dalam perbaikan akibat serangan bom.

Diwartakan kantor berita AFP, tentara dan polisi masih terlihat mengerahkan pengamanan ketat di seluruh negara pada hari ini, yang juga bertepatan dengan pembukaan kembali sebagian sekolah Katolik setelah liburan Paskah yang diperpanjang.

Sementara lebih dari 10.000 sekolah negeri telah dibuka pada awal bulan ini, namun kehadiran murid masih rendah.

Sekolah Katolik kembali beroperasi setelah Panglima Militer Mahesh Senanayake menyatakan pasukan keamanan akan menjamin para pelajar tidak akan menjadi target kelompok ekstremis.

"Layanan militer sepenuhnya membantu pihak penegak hukum untuk menangkap para penjahat," kata Senanayake.

Baca juga: Pascakerusuhan Anti-Muslim, Situasi di Sri Lanka Mulai Terkendali

Presiden Sri Lanka Maithripala Sirisena memerintahkan perlawanan penuh kepada kelompok ekstremis yang diyakini bersalah atas teror bom Paskah.

"Kami sudah bisa menangkap semua orang yang berada di balik serangan Paskah. beberapa terbunuh dalam konfrontasi," ujarnya.

"Ini memberikan kepercayaan saya bahwa kita dapat sepenuhnya menyingkirkan ancaman terorisme internasional," ucapnya.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber AFP
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polisi Hong Kong Kepung Universitas Setelah Bentrok Semalaman dengan Demonstran

Polisi Hong Kong Kepung Universitas Setelah Bentrok Semalaman dengan Demonstran

Internasional
Rusia Bakal Kembalikan 3 Kapal yang Ditahan ke Ukraina

Rusia Bakal Kembalikan 3 Kapal yang Ditahan ke Ukraina

Internasional
Korea Utara Sebut Joe Biden 'Anjing Gila', Begini Reaksi Trump

Korea Utara Sebut Joe Biden "Anjing Gila", Begini Reaksi Trump

Internasional
Diserbu Polisi, Demonstran Hong Kong Bakar Pintu Masuk Universitas

Diserbu Polisi, Demonstran Hong Kong Bakar Pintu Masuk Universitas

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Media AS Soroti Pabrik Tahu di Tropodo | Penyanyi Chile Telanjang Dada sebagai Protes

[POPULER INTERNASIONAL] Media AS Soroti Pabrik Tahu di Tropodo | Penyanyi Chile Telanjang Dada sebagai Protes

Internasional
Siksa Anaknya yang Berusia 5 Tahun hingga Tewas, Terungkap Kecerdasan Si Ayah Rendah

Siksa Anaknya yang Berusia 5 Tahun hingga Tewas, Terungkap Kecerdasan Si Ayah Rendah

Internasional
Media AS New York Times Soroti Pabrik Tahu di Indonesia yang Gunakan Plastik sebagai Bahan Bakar

Media AS New York Times Soroti Pabrik Tahu di Indonesia yang Gunakan Plastik sebagai Bahan Bakar

Internasional
Suarakan Protes, Penyanyi Chile Ini Telanjang Dada Saat Terima Penghargaan

Suarakan Protes, Penyanyi Chile Ini Telanjang Dada Saat Terima Penghargaan

Internasional
Kapten Polisi di AS Ini Ditangkap Anggotanya Sendiri dalam Kasus Prostitusi

Kapten Polisi di AS Ini Ditangkap Anggotanya Sendiri dalam Kasus Prostitusi

Internasional
Pria Australia Kisahkan Selamat dari Serangan Buaya Setelah Cungkil Matanya

Pria Australia Kisahkan Selamat dari Serangan Buaya Setelah Cungkil Matanya

Internasional
Venesia Dilanda Banjir, Karya Seni Mulai Diselamatkan

Venesia Dilanda Banjir, Karya Seni Mulai Diselamatkan

Internasional
Pelaku Penembakan Massal SMA AS yang Tewaskan 2 Murid Meninggal di Rumah Sakit

Pelaku Penembakan Massal SMA AS yang Tewaskan 2 Murid Meninggal di Rumah Sakit

Internasional
Abaikan Ancaman Sanksi AS, Turki Bakal Beli Sistem Rudal S-400 dari Rusia

Abaikan Ancaman Sanksi AS, Turki Bakal Beli Sistem Rudal S-400 dari Rusia

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bocah 9 Tahun Lulus Sarjana | Pria Hong Kong Dibakar Hidup-hidup

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bocah 9 Tahun Lulus Sarjana | Pria Hong Kong Dibakar Hidup-hidup

Internasional
Ada Bau 'Kaus Kaki Basah', Pesawat Airbus Dikembalikan ke Perancis

Ada Bau "Kaus Kaki Basah", Pesawat Airbus Dikembalikan ke Perancis

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X