Nenek Minta Anak-anak Anggota ISIS Australia di Suriah Bisa Dipulangkan

Kompas.com - 01/04/2019, 13:35 WIB
Anggota ISIS berserta istri dan anak-anak mereka keluar dari desa Baghouz di provinsi Deir Ezzor, Suriah timur, Kamis (14/3/2019). (AFP/Delil Souleiman) Anggota ISIS berserta istri dan anak-anak mereka keluar dari desa Baghouz di provinsi Deir Ezzor, Suriah timur, Kamis (14/3/2019). (AFP/Delil Souleiman)

BAGHOUZ, KOMPAS.com - Anak-anak anggota ISIS asal Australia Khaled Sharrouf selamat dari pertempuran brutal di Suriah dan kini diketahui berada di sebuah kamp pengungsi di utara negara itu.

Nenek mereka berharap agar ketiga cucunya itu dipulangkan ke Australia.

ABC mendapatkan informasi ketiga anak Sharrouf, yaitu Zaynab (17), Hoda (16) dan Humzeh (8), berhasil melarikan diri dari pengepungan terhadap Kota Baghouz di Suriah selatan pada pertengahan Maret lalu.

Baca juga: Remaja Inggris Berjuluk Osama bin Bieber Tewas Dieksekusi ISIS

Mereka dibawa oleh pasukan Kurdi ke kamp pengungsi al-Hawl atau Al-Hol, sekitar 300 kilometer di utara Baghouz.

Bersama mereka ada pula dua anak dari Zaynab, yaitu Ayesha (3) dan Fatima (2).

Meski anak-anak tersebut selamat dari bom dan peluru, namun sekarang mereka menghadapi tantangan lain. Sejak Desember lalu setidaknya 60 anak-anak dan bayi meninggal di kamp pengungsi tersebut.

PBB memperkirakan sekitar 67.000 orang kini ditahan dalam kamp tersebut, 90 persennya di antara wanita dan anak-anak.

Nenek mereka, Karen Nettleton, secara khusus menyampaikan keprihatinannya atas kondisi Zaynab, yang dalam kondisi hamil dan akan melahirkan di kamp al-Hawl.

"Zaynab hamil tujuh setengah bulan, dia merasa kelelahan," kata Nettleton.

Sementara Hoda, mengalami cedera kaki sehingga sangat sulit baginya untuk bepergian.

Perdana Menteri Scott Morrison Senin (1/4/2019) mengatakan tidak mau mempertaruhkan nyawa warga Australia dengan memulangkan warganya yang terlibat ISIS.

"Saya rasa tidak sulit diterima ada orang Australia pergi berperang melawan nilai-nilai dan cara hidup kita dan bergabung perang ISIS," ujarnya.

Baca juga: Puluhan WNI Ditemukan di Kamp Penampung Mantan Anggota ISIS di Suriah

"Lebih hina lagi jika mereka menyeret anak-anak mereka ke sana," tambahnya.

PM Morrison menjelaskan UU Anti-terorisme yang kini dibahas di parlemen akan memungkinkan pemerintah mengatur pemulangan setiap keluarga dari wilayah tersebut melalui skema yang mirip pembebasan bersyarat.

RUU ini juga memungkinkan Menteri Dalam Negeri mencegah seorang warga Australia berusia 14 tahun ke atas memasuki Australia hingga dua tahun.



Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Raja Malaysia Hentikan Rombongannya untuk Tolong Korban Kecelakaan

Raja Malaysia Hentikan Rombongannya untuk Tolong Korban Kecelakaan

Internasional
Antisipasi Pencurian, Gerobak Bakso Ikan di Manila Dilengkapi CCTV

Antisipasi Pencurian, Gerobak Bakso Ikan di Manila Dilengkapi CCTV

Internasional
Cuaca di Jerman Panas, Seorang Pria Naik Motor Sambil Bugil

Cuaca di Jerman Panas, Seorang Pria Naik Motor Sambil Bugil

Internasional
Malaysia Gagalkan Penyelundupan 5.000 Ekor Kura-kura

Malaysia Gagalkan Penyelundupan 5.000 Ekor Kura-kura

Internasional
Kini Toilet Masuk Kurikulum Pendidikan Kader Partai Komunis China

Kini Toilet Masuk Kurikulum Pendidikan Kader Partai Komunis China

Internasional
Antar Makan Siang ke Teman, Wanita Ini Meloncat dari Ketinggian 300 Meter

Antar Makan Siang ke Teman, Wanita Ini Meloncat dari Ketinggian 300 Meter

Internasional
Diburu ISIS dan Kepalanya Dihargai Rp 14 Miliar, Siapakah Joanna Palani?

Diburu ISIS dan Kepalanya Dihargai Rp 14 Miliar, Siapakah Joanna Palani?

Internasional
Hari Ini dalam Sejarah: Kisah Penerbangan Helikopter untuk Kali Pertama

Hari Ini dalam Sejarah: Kisah Penerbangan Helikopter untuk Kali Pertama

Internasional
Presiden Iran: Kami Tidak Berniat Mempermalukan AS

Presiden Iran: Kami Tidak Berniat Mempermalukan AS

Internasional
Hendak Masuk AS, Ayah dan Bayinya Tewas Tenggelam di Sungai Meksiko

Hendak Masuk AS, Ayah dan Bayinya Tewas Tenggelam di Sungai Meksiko

Internasional
Rusia Pamerkan Drone Baru Mirip Burung Hantu Harry Potter

Rusia Pamerkan Drone Baru Mirip Burung Hantu Harry Potter

Internasional
Trump: Iran Bakal Lenyap jika Serang Orang Amerika

Trump: Iran Bakal Lenyap jika Serang Orang Amerika

Internasional
Trauma Diejek Ibunya Tidak Cantik, Wanita Ini Habis Rp 3 Miliar untuk Operasi Plastik

Trauma Diejek Ibunya Tidak Cantik, Wanita Ini Habis Rp 3 Miliar untuk Operasi Plastik

Internasional
Biaya Pernikahan Tinggi Bikin Warga Desa di China Jatuh Miskin

Biaya Pernikahan Tinggi Bikin Warga Desa di China Jatuh Miskin

Internasional
Hari Ini dalam Sejarah: Misi Pengiriman Makanan dan Sebab Berdirinya Tembok Berlin

Hari Ini dalam Sejarah: Misi Pengiriman Makanan dan Sebab Berdirinya Tembok Berlin

Internasional

Close Ads X