Uni Eropa Beri Sanksi Pejabat Rusia dan Suriah Terkait Kasus Senjata Kimia

Kompas.com - 21/01/2019, 20:22 WIB
Alexander Petrov dan Ruslan Boshirov, dua tersangka pelaku serangan racun saraf Novichok yang tengah dicari pemerintah Inggris, saat wawancara dengan stasiun televisi Rusia. METRO.co.uk / RUSSIAN TIMESAlexander Petrov dan Ruslan Boshirov, dua tersangka pelaku serangan racun saraf Novichok yang tengah dicari pemerintah Inggris, saat wawancara dengan stasiun televisi Rusia.

BRUSSEL, KOMPAS.com - Uni Eropa telah memberlakukan sanksi terhadap pejabat Rusia dan Suriah, terkait kasus penggunaan senjata kimia.

Sebanyak empat individu Rusia dan lima warga Suriah dijatuhi sanksi berupa pembekuan aset serta larangan bepergian bagi para pejabat Rusia ke negara-negara anggota Uni Eropa.

Sanksi dijatuhkan kepada empat individu Rusia, yakni dua agen, serta kepala dan wakil badan intelijen, GRU. Demikian diberitakan AFP.

Mereka disanksi lantaran dianggap memiliki, memindahkan, dan menggunakan racun saraf dalam serangan terhadap mantan agen Rusia, Sergei Skripal dan putrinya, Yulia, di Salisbury, Inggris, pada Maret tahun lalu.

Baca juga: Racun Saraf Novichok Dimasukkan dalam Daftar Zat Terlarang

Sementara, lima warga negara serta agen Suriah yang dikenai sanksi dituduh terkait dalam serangan senjata kimia.

"Keputusan ini berkontribusi dalam upaya Uni ropa untuk melawan penyebaran dan penggunaan senjata kimia yang berisiko menimbulkan ancaman serius terhadap keamanan internasional," kata pernyataan Uni Eropa, Minggu (20/1/2019).

Rincian mengenai nama-nama individu yang dikenai sanksi Uni Eropa akan dirilis bersamaan dengan jurnal resmi yang akan diterbitkan pada Senin (21/1/2019).

Kasus serangan racun saraf Novichok terhadap mantan agen Rusia di Salisbury tahun lalu itu telah memicu kerenggangan hubungan diplomatik sejumlah negara dengan Rusia.

Kemarahan internasional itu mendorong dilakukannya pengusiran massal diplomat Rusia oleh negara-negara Barat, termasuk anggota Uni Eropa.

Sergei Skripal dan putrinya selamat dalam serangan tersebut, namun seorang perempuan Inggris dilaporkan tewas setelah terpapar racun Novichok dari botol parfum yang ditemukannya bersama pasangannya.

Moskwa telah membantah tuduhan keterlibatan dalam serangan racun di Inggris.

Baca juga: Tersangka Pelaku Serangan Racun Novichok Mengaku ke Inggris sebagai Turis

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber AFP
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

China Umumkan Kapal Induk Buatan Dalam Negeri Mereka Berlayar ke Selat Taiwan

China Umumkan Kapal Induk Buatan Dalam Negeri Mereka Berlayar ke Selat Taiwan

Internasional
Presiden Filipina Rodrigo Duterte: Saya Sudah Tua

Presiden Filipina Rodrigo Duterte: Saya Sudah Tua

Internasional
Melesat di Survei Iowa, Wali Kota Gay Ini Jadi Kuda Hitam Pilpres AS

Melesat di Survei Iowa, Wali Kota Gay Ini Jadi Kuda Hitam Pilpres AS

Internasional
Beritakan soal China, Pimpinan Koran Ini Dilarang Pulang ke Vanuatu

Beritakan soal China, Pimpinan Koran Ini Dilarang Pulang ke Vanuatu

Internasional
Polisi Hong Kong Kepung Universitas Setelah Bentrok Semalaman dengan Demonstran

Polisi Hong Kong Kepung Universitas Setelah Bentrok Semalaman dengan Demonstran

Internasional
Rusia Bakal Kembalikan 3 Kapal yang Ditahan ke Ukraina

Rusia Bakal Kembalikan 3 Kapal yang Ditahan ke Ukraina

Internasional
Korea Utara Sebut Joe Biden 'Anjing Gila', Begini Reaksi Trump

Korea Utara Sebut Joe Biden "Anjing Gila", Begini Reaksi Trump

Internasional
Diserbu Polisi, Demonstran Hong Kong Bakar Pintu Masuk Universitas

Diserbu Polisi, Demonstran Hong Kong Bakar Pintu Masuk Universitas

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Media AS Soroti Pabrik Tahu di Tropodo | Penyanyi Chile Telanjang Dada sebagai Protes

[POPULER INTERNASIONAL] Media AS Soroti Pabrik Tahu di Tropodo | Penyanyi Chile Telanjang Dada sebagai Protes

Internasional
Siksa Anaknya yang Berusia 5 Tahun hingga Tewas, Terungkap Kecerdasan Si Ayah Rendah

Siksa Anaknya yang Berusia 5 Tahun hingga Tewas, Terungkap Kecerdasan Si Ayah Rendah

Internasional
Media AS New York Times Soroti Pabrik Tahu di Indonesia yang Gunakan Plastik sebagai Bahan Bakar

Media AS New York Times Soroti Pabrik Tahu di Indonesia yang Gunakan Plastik sebagai Bahan Bakar

Internasional
Suarakan Protes, Penyanyi Chile Ini Telanjang Dada Saat Terima Penghargaan

Suarakan Protes, Penyanyi Chile Ini Telanjang Dada Saat Terima Penghargaan

Internasional
Kapten Polisi di AS Ini Ditangkap Anggotanya Sendiri dalam Kasus Prostitusi

Kapten Polisi di AS Ini Ditangkap Anggotanya Sendiri dalam Kasus Prostitusi

Internasional
Pria Australia Kisahkan Selamat dari Serangan Buaya Setelah Cungkil Matanya

Pria Australia Kisahkan Selamat dari Serangan Buaya Setelah Cungkil Matanya

Internasional
Venesia Dilanda Banjir, Karya Seni Mulai Diselamatkan

Venesia Dilanda Banjir, Karya Seni Mulai Diselamatkan

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X