Tutup Perbatasan, Rusia Larang Warga China Masuk Negaranya

Kompas.com - 19/02/2020, 15:25 WIB
Ilustrasi Virus Corona Stocktrek Images/Getty Images Ilustrasi Virus Corona

MOSKWA, KOMPAS.com - Rusia melarang masuknya warga negara China dalam perbatasannya mulai 20 Februari 2020.

Otoritas Rusia yang bertanggung jawab atas pencegahan virus corona mengungkapkan pada selasa kemarin.

Dikabarkan dari Russian Today, Perdana Menteri Rusia, Mikhail Mishustin menandatangani dekrit pada selasa (18/02/2020) sore tentang pelarangan atau penangguhan warga China yang hendak masuk ke Rusia untuk berwisata, bekerja dan untuk tujuan pribadi.

Aturan ketat terkait perjalanan wisata dibentuk untuk mencegah penyebaran virus corona yang kini telah menewaskan lebih dari dua ribu orang. 

Baca juga: Cegah Wabah Virus Corona, Rusia Larang Kunjungan Pelancong dari China

Penangguhan terhadap masuknya warga China ke Rusia terdapat dalam beberapa bidang seperti pekerjaan, privasi, pendidikan dan wisata. Penangguhan ini juga bersifat sementara.

Dilansir dari The Moscow Times, penangguhan ini tidak akan mempengaruhi bagi penumpang transit.

Sejauh ini China memang telah menunjukkan angka kecil pada korban terinfeksi dan korban meninggal akibat virus corona.

Namun WHO tetap menganjurkan agar masyarakat internasional tetap memantau dan berhati-hati terhadap penyebaran virus tersebut.

Baca juga: Korban Meninggal Virus Corona di China Per 19 Februari 2020 Capai 2.000 Orang

Keputusan ini dianggap kuat untuk mencegah masuk dan penyebaran virus corona di Rusia. Sebelumnya, jalur kereta api Rusia juga menangguhkan seluruh penumpang yang hendak pergi ke China maupun sebaliknya, hendak masuk ke Rusia.

Seluruh penerbangan juga memberlakukan hal serupa. Bahkan, perbatasan Rusia dengan China di bagian Timur sudah ditutup. 

"Dari pukul 00.00 dini hari waktu Moskwa sampai 20 Februari 2020, jalur perbatasan antara Federasi Rusia dengan Republik Rakyat China ditangguhkan sementara untuk mereka warga China yang ingin masuk ke Rusia dalam urusan pekerjaan, pribadi, pendidikan maupun wisata." ungkap Wakil Perdana Menteri, Tatiana Golikova.

Baca juga: Update Virus Corona 19 Februari: 2.009 Meninggal, 75.213 Terinfeksi

Baca tentang
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X