Rusia Jalin Koordinasi dengan China Tangani Kasus Virus Corona

Kompas.com - 22/02/2020, 15:55 WIB
Presiden China Xi Jinping ketika berjabat tangan dengan Presiden Rusia Vladimir Putin saat berkunjung ke Moskwa pada Rabu (5/6/2019). AFP via BBCPresiden China Xi Jinping ketika berjabat tangan dengan Presiden Rusia Vladimir Putin saat berkunjung ke Moskwa pada Rabu (5/6/2019).

MOSKWA, KOMPAS.com - Pemerintah Rusia mencoba berkoordinasi dengan Pemerintah China melalui jalur diplomatik untuk menangani virus corona. Hal ini merupakan bentuk solidaritas Rusia kepada China.

Aksi koordinasi ini dikabarkan oleh juru bicara Istana Kremlin, Dmitry Peskov pada tass Jumat (21/02/2020) kemarin.

"Kami menghargai relasi antara warga China dan Rusia. Semua tindakan ini telah dikoordinasikan dengan pemerintah China. Kepemimpinan China diinformasikan melalui jalur-jalur diplomatik." Ujar Peskov yang menegaskan bahwa Rusia bersolidaritas penuh terhadap China.

Baca juga: Kisah Korban Selamat Virus Corona (2): Ingin Berterima Kasih Dapat Hidup Kedua

Dia juga menambahkan bahwa tindakan diskriminasi tidak mungkin dilakukan. Hal ini diungkapkan karena juru bicara Kremlin tersebut ingin menyoroti ucapan walikota Moskwa, Sergei Sobyanin, bahwa untuk mencegah penyebaran virus corona di Moskwa, setiap orang yang kembali dari China harus memiliki resep untuk dua pekan isolasi di rumah atau cuti tinggal.

Dia mengatakan bahwa Rusia menyediakan bantuan kemanusiaan untuk China dan menawarkan bantuan lain yang diperlukan.

Walikota Moskwa, Sergei Sobyanin sebelumnya mengatakan di situsnya terkait keharusan orang-orang yang baru kembali dari China untuk memiliki resep dua pekan isolasi di rumah mereka demi mencegah penularan wabah virus corona.

Terdapat total 2.500 warga melakukan arahan tersebut. Itu artinya, setiap orang yang datang dari China tidak boleh meninggalkan apartemen atau hotel mereka dalam dua pekan. Berdasarkan laporan walikota Moskwa, belum ada kasus infeksi virus corona di Moskwa sejauh ini.

Baca juga: Muncul 142 Kasus Baru, Korban Infeksi Virus Corona Korea Selatan Capai 346 Orang

Penyebaran virus corona pertama kali ditemukan di Wuhan, sebuah kota di Provinsi Hubei. Tempat pusat ekonomi dan industri metropolis di akhir Desember 2019. 

WHO telah mengumumkan adanya kondisi gawat darurat terkait penyebaran virus corona di China. Selain di negara tirai bambu itu, sebanyak 25 negara lain termasuk Rusia dilaporkan memiliki kasus infeksi virus corona.

Baca tentang
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Sumber TASS
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X