Militer AS Respon Kabar Pasukan Rezim Suriah Masuki Kota Manbij

Kompas.com - 29/12/2018, 15:28 WIB
Milisi Suriah yang didukung Turki berkumpul bersama kendaraannya di dekat Manbij pada 28 Desember 2018. AFP?BAKR ALKASEMMilisi Suriah yang didukung Turki berkumpul bersama kendaraannya di dekat Manbij pada 28 Desember 2018.

WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Militer Amerika Serikat (AS) merespon kabar bahwa pasukan rezim Suriah memasuki kota Manbij atas permintaan Kurdi.

Juru bicara Komando Pusat AS Letnan Kolonel Earl Brown kepada AFP Jumat (28/12/2018) membantah klaim tersebut dengan menyatakan sebagai informasi yang keliru.

Baca juga: Ditinggal AS, Kurdi Suriah Minta Bantuan Assad dan Rusia

"Meski beredar informasi keliru soal perkembangan di Manbij, koalisi pimpinan AS belum melihat klaim itu bakal menjadi kenyataan," kata Brown.

Dia menuturkan agar semua pihak menghormati integritas Manbij dan melindungi keselamatan warga sipil yang bermukim di sana.

"Misi kami tidak berubah. Kami bakal terus melanjutkan dukungan kepada rekan koalisi kami dan memastikan keselamatan pasukan Amerika," tegas Brown.

Manbij merupakan kota strategis yang berdekatan dengan perbatasan Turki di mana pasukan Kurdi ditempatkan di sana sejak 2016.

Selain pasukan Kurdi, AS dan Perancis juga mengerahkan pasukan elite mereka untuk memberikan bantuan kepada Kurdi.

Sebelumnya, Kurdi meminta bantuan kepada rezim Bashar al-Assad dan Rusia untuk melindungi mereka dari ancaman serangan Turki.

Permintaan itu dilayangkan setelah Presiden AS Donald Trump mengumumkan keputusan mengejutkan dengan menarik pasukan dari Suriah.

Dalam video pendek yang diunggah ke Twitter pekan lalu, Trump memutuskan memulangkan pasukan AS setelah mengklaim kemenangan atas Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) diperoleh.

Sumber pejabat senior AS menyatakan keputusan tersebut terjadi setelah Trump berbicara dengan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan melalui telepon.

Dengan kepergian pasukan AS, maka milisi Kurdi yang tergabung dalam Unit Perlindungan Rakyat (YPG) terancam menjadi target serangan Turki.

Apalagi, Erdogan yang menyebut YPG sebagai kelompok teroris, berjanji bakal membersihkan milisi Kurdi dari wilayah Suriah utara.

Baca juga: Tanggapi Permohonan Bantuan Kurdi, Pasukan Suriah Masuk Kota Manbij

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Sumber AFP
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X