Tim Pelantikan Trump Diselidiki Terkait Penyalahgunaan Dana

Kompas.com - 14/12/2018, 20:17 WIB
Donald Trump, didampingi istrinya, Melania, membacakan sumpah saat dilantik menjadi presiden ke-45 Amerika Serikat, Jumat (21/1/2017).CHIP SOMODEVILLA / GETTY IMAGES NORTH AMERICA / AFP Donald Trump, didampingi istrinya, Melania, membacakan sumpah saat dilantik menjadi presiden ke-45 Amerika Serikat, Jumat (21/1/2017).

WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Komite pengukuhan terpilihnya Presiden Amerika Serikat Donald Trump kini tengah diselidiki oleh jaksa federal di Manhattan terkait penyalahgunaan sejumlah dana.

Demikian laporan dari The Wall Street Journal pada Kamis (14/12/2018).

Tim pelantikan Trump diduga menyalahgunakan dana dari donasi senilai 107 juta dollar AS atau sekitar Rp 1,5 triliun.

Baca juga: Menantu Trump Jadi Kandidat Kepala Staf Gedung Putih

Investigasi dilaporkan baru tahap awal. Nantinya, penyelidikan akan mengarah pada apakah beberapa donatur utama menyumbangkan uang untuk mendapat akses ke pemerintahan Trump.

Dengan begitu, mereka dapat mempengaruhi kebijakan pemerintah sehingga berpotensi melanggar undang-undang antikorupsi.

Laporan The Wall Street Journal menyebutkan, penyelidikan dimulai sebagian usai agen federal menyita sejumlah dokumen dari mantan pengacara pribadi Trump, Michael Cohen.

Sebagai informasi, Cohen telah dijatuhi hukuman penjara tiga tahun atas kejahatan lain yang tidak terkait dengan Trump.

NBC News mewartakan, FBI menggeledah kantor Cohen dan sebuah kamar hotel pada April lalu untuk menggali informasi seputar pembayaran kepada aktris porno Stormy Daniels, yang mengklaim punya hubungan pribadi dengan Trump sebelum pemilu 2016.

Dalam oeprasi tersebut, agen FBI menyita rekaman pembicaraan antara Cohen dan Stephanie Winston Wolkoff.

Wolkoff merupakan mantan penasihat Ibu Negara Melania Trump yang juga mengurusi acara untuk komite pelantikan Trump.

Sementara itu, laporan The New York Times mengabarkan beberapa donatur utama berasal dari negara Timur Tengah, termasuk Qatar, Arab Saudi, dan Uni Emirat Arab.

Hukum Federal AS tidak mengizinkan kontribusi asing terhadap pendanaan untuk acara pelantikan.

Baca juga: Kanada Peringatkan Trump agar Tak Politisasi Kasus Petinggi Huawei

"Hal terbesar yang dilakukan Presiden, komitmennya dalam pelantikan, adalah datang dan mengangkat tangan serta mengambil sumpah jabatan," kata Sekretaris Pers Gedung Putih Sarah Sanders.

"Presiden fokus pada transisi pada waktu itu dan bukan pada perencanaan untuk pelantikan," imbuhnya.

Sebelumnya, CNN mencatat total donasi yang diperoleh trump mencapai 107 juta dollar AS. Nilai tersebut kebanyakan diperoleh dari sejumlah donatur kaya yang menyumbang 1 juta dollar AS (Rp 14,5 miliar) atau lebih.



Terkini Lainnya

Mesir Kecam Pernyataan Erdogan yang Sebut Morsi 'Dibunuh'

Mesir Kecam Pernyataan Erdogan yang Sebut Morsi "Dibunuh"

Internasional
Diceraikan Lewat WhatsApp, Perempuan Ini Lapor Polisi

Diceraikan Lewat WhatsApp, Perempuan Ini Lapor Polisi

Internasional
Kisah Pemasangan Layanan Telepon Komersial Pertama di Dunia..

Kisah Pemasangan Layanan Telepon Komersial Pertama di Dunia..

Internasional
Iran Tembak Jatuh Sebuah 'Drone' Milik Amerika Serikat

Iran Tembak Jatuh Sebuah "Drone" Milik Amerika Serikat

Internasional
Dikejar Polisi Hutan, 2 Pemburu Badak Tewas Menabrak Kambing

Dikejar Polisi Hutan, 2 Pemburu Badak Tewas Menabrak Kambing

Internasional
Mahathir: Dakwaan Pembunuhan terhadap 4 Tersangka atas Jatuhnya MH17 Konyol

Mahathir: Dakwaan Pembunuhan terhadap 4 Tersangka atas Jatuhnya MH17 Konyol

Internasional
'Rezim Kim Jong Un Bakal Hancur dalam 20 Tahun'

"Rezim Kim Jong Un Bakal Hancur dalam 20 Tahun"

Internasional
Reporter TV Basah Kuyup Dikencingi Singa di Tengah Wawancara

Reporter TV Basah Kuyup Dikencingi Singa di Tengah Wawancara

Internasional
Menyelinap ke Rumah Kosong untuk Mandi, Pria di Thailand Tewas Tersetrum

Menyelinap ke Rumah Kosong untuk Mandi, Pria di Thailand Tewas Tersetrum

Internasional
Seorang Pria Penggal Anjing Temannya karena Berutang Uang Sewa

Seorang Pria Penggal Anjing Temannya karena Berutang Uang Sewa

Internasional
Rawat Tubuh Ho Chin Minh yang Diawetkan, Vietnam Panggil Ilmuwan Rusia

Rawat Tubuh Ho Chin Minh yang Diawetkan, Vietnam Panggil Ilmuwan Rusia

Internasional
Inspirasi Morse di Atas Kapal hingga Alat Bantu Polisi, Ini Sisi Lain Telegraf

Inspirasi Morse di Atas Kapal hingga Alat Bantu Polisi, Ini Sisi Lain Telegraf

Internasional
Tim Pembunuh Khashoggi Sempat Berdiskusi Cara Membawa Jenazahnya

Tim Pembunuh Khashoggi Sempat Berdiskusi Cara Membawa Jenazahnya

Internasional
Seoul Desak Pyongyang Segera Gelar Pertemuan Antar-Korea Keempat

Seoul Desak Pyongyang Segera Gelar Pertemuan Antar-Korea Keempat

Internasional
Pistol 'Pembunuh' Vincent van Gogh Terjual Rp 2,6 Miliar dalam Lelang

Pistol "Pembunuh" Vincent van Gogh Terjual Rp 2,6 Miliar dalam Lelang

Internasional

Close Ads X