Kompas.com - 29/10/2018, 16:21 WIB
Presiden AS Donald Trump sedang menelepon. AFP / NICHOLAS KAMMPresiden AS Donald Trump sedang menelepon.

WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menyatakan, pelaku yang menyerang tempat ibadah harus mendapat hukuman mati.

Trump mengatakannya setelah tempat ibadah Yahudi (sinagoge) di Pittsburg diserang menggunakan senjata api dan menewaskan 11 orang Sabtu (27/10/2018).

Baca juga: Trump Buat Kesalahan Klaim Terkait Tragedi 9/11

"Seharusnya pelaku mendapat hukuman mati. Setiap orang yang menyerang kuil atau gereja harus diberi ganjaran yang sangat berat," tutur Trump dikutip CNN Minggu (28/10/2018).

Pernyataan Trump mendapat dukungan dari Wakil Presiden Mike Pence ketika melangsungkan kampanye di Las Vegas, Nevada.

Dia menyatakan penembakan massal di Pittsburg bukan aksi kejahatan semata. Namun merupakan perbuatan iblis dan menyerang kebebasan beragama.

"Tidak ada tempat di Amerika bagi kekerasan maupun anti-Semitisme. Perbuatan iblis seperti ini harus dihentikan," tegas Pence.

Selain itu, dia juga menyatakan penembakan massal bisa dicegah jika terdapat otoritas penegak hukum yang membawa senjata.

Michael Eisenberg, mantan Presiden Sinagoge Tree of Life menuturkan, biasanya terdapat polisi yang berjaga di sekitar kawasan sinagoge pada hari libur.

"Namun, saat kejadian tak ada yang bertugas. Ini adalah tempat ibadah. Kami tetap membuka pintu di mana orang keluar serta masuk," tutur Eisenberg.

Trump melanjutkan, insiden tersebut hanya memberikan sedikit dampak terdapat desakan untuk mengubah undang-undang kepemilikan senjata.

Sebelumnya, pelaku yang bernama Robert Bowers melepaskan tembakan ketika umat Yahudi sedang mengikuti upacara pemberian nama bayi.

Bowers dijerat dengan 11 dakwaan menggunakan senjata api untuk melaksanakan pembunuhan, serta dua dakwaan ujaran kebencian.

Antara lain mengganggu kebebasan beragama yang menyebabkan luka atau kematian, serta menyerang tempat ibadah yang dikategorikan tempat publik.

Jika terbukti bersalah, pria berusia 46 tahun tersebut terancam hukuman mati.

Baca juga: Kelompok Muslim AS Galang Dana untuk Korban Penembakan di Sinagoge



Sumber CNN
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X