Hari Ini dalam Sejarah: Julius dan Ethel Rosenberg Dihukum Mati

Kompas.com - 05/04/2018, 13:58 WIB
Julius dan Ethel Rosenberg. New York World-Telegram and the Sun/WikipediaJulius dan Ethel Rosenberg.
|

KOMPAS.com - Hari ini, 5 April 1951 dua warga sipil Amerika Serikat Julius Rosenberg dan Ethel Rosenberg dijatuhi hukuman mati setelah terbukti melakukan tindakan mata-mata.

Dua tahun kemudian tepatnya pada 19 Juni 1953 keduanya menjalani eksekusi sekaligus menjadi warga sipil pertama AS yang dihukum mati akibat kejahatan spionase di masa damai.

Ethel Rosenberg atau terlahir dengan nama Ethel Greenglass bekerja sebagai seorang pegawai administrasi untuk beberapa tahun setelah lulus SMA pada 1931.

Saat dia menikahi Julius Rosenberg, seorang insinyur kelistrikan pada 1939, keduanya sudah menjadi anggota aktif Partai Komunis AS.


Baca juga : Terpidana Mati Kasus Spionase asal India Diizinkan Bertemu Keluarga

Pada 1940, Julius mendapatkan pekerjaan sebagai teknisi sipil untuk Korps Sinyal AD Amerika Serikat. Sejak saat itulah Julius dan Ethel bekerja membongkar rahasia militer AS untuk diserahkan kepada Uni Soviet.

Kemudian, kakak laki-laki Ethel, Sersan David Greenglass yang bertugas di Proyek Manhattan untuk membangun bom atom, memberikan data-data senjata nuklir AS kepada pasangan Rosenberg.

Pasangan suami istri itu kemudian menyerahkan informasi penting tersebut kepada Harry Gold, pria kelahiran Swiss yang menjadi kurir dalam jaringan mata-mata Uni Soviet di AS.

Harry kemudian menyerahkan informasi yang diperolehnya dari pasangan Rosenberg kepada Anatoly A Yakovlev, wakil konsul Uni Soviet di New York.

Pada 1945, AD Amerika Serikat memberhentikan Julius setelah ketahuan berbohong soal statusnya sebagai anggota aktif Partai Komunis.  

Pada 23 Mei 1950, Harry Gold ditangkap dalam kaitannya dengan kasus mata-mata Inggris Klaus Fuchs yang menyerahkan rahasia senjata nuklir AS dan Inggris kepada Uni Soviet

Baca juga : Jerman Tuduh Aksi Spionase China Gunakan Akun Palsu LinkedIn

Setelah Harry Gold ditangkap, aparat keamanan AS kemudian menangkap Sersan Greenglass dan Julius Rosenberg pada Juni dan Juli di tahun yang sama.

Sementara Ethel baru ditangkap pada Agustus. Seorang konspirator lain, Morton Sobell, kawan kulias Julius, sempat kabur ke Meksiko namun tertangkap dan diekstradisi ke AS.

Halaman:
Baca tentang
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pelaku Baku Tembak New Jersey Sengaja Targetkan Supermarket Yahudi

Pelaku Baku Tembak New Jersey Sengaja Targetkan Supermarket Yahudi

Internasional
Melawan Saat Diperkosa, Gadis 23 Tahun di India Dibakar Hidup-hidup

Melawan Saat Diperkosa, Gadis 23 Tahun di India Dibakar Hidup-hidup

Internasional
Tanggapi Isu Pemakzulan, Trump Digambarkan Tim Kampanye sebagai Thanos

Tanggapi Isu Pemakzulan, Trump Digambarkan Tim Kampanye sebagai Thanos

Internasional
Di Pengadilan PBB, Aung San Suu Kyi Bantah Myanmar Lakukan Genosida atas Rohingya

Di Pengadilan PBB, Aung San Suu Kyi Bantah Myanmar Lakukan Genosida atas Rohingya

Internasional
Mahathir Siratkan Serahkan Kekuasaan ke Anwar Ibrahim Setelah KTT APEC 2020

Mahathir Siratkan Serahkan Kekuasaan ke Anwar Ibrahim Setelah KTT APEC 2020

Internasional
Dua Pasal Pemakzulan Trump Resmi Dirilis, Apa Isinya?

Dua Pasal Pemakzulan Trump Resmi Dirilis, Apa Isinya?

Internasional
Kisah Azura Luna, WNI asal Kediri yang Disebut Lakukan Penipuan di Hong Kong

Kisah Azura Luna, WNI asal Kediri yang Disebut Lakukan Penipuan di Hong Kong

Internasional
Hadir di Sidang PBB, Aung San Suu Kyi Bakal Bela Myanmar soal Tuduhan Genosida Rohingya

Hadir di Sidang PBB, Aung San Suu Kyi Bakal Bela Myanmar soal Tuduhan Genosida Rohingya

Internasional
Buntut Penembakan Pangkalan AL Pensacola, AS Tangguhkan Pelatihan bagi Militer Arab Saudi

Buntut Penembakan Pangkalan AL Pensacola, AS Tangguhkan Pelatihan bagi Militer Arab Saudi

Internasional
Baku Tembak 'Panas' Terjadi di New Jersey, 6 Orang Tewas

Baku Tembak "Panas" Terjadi di New Jersey, 6 Orang Tewas

Internasional
Gara-gara Tanggal Wisuda, Calon Sarjana Usia 9 Tahun Ini Keluar dari Universitas

Gara-gara Tanggal Wisuda, Calon Sarjana Usia 9 Tahun Ini Keluar dari Universitas

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] China Larang Kantor Pemerintah Pakai Komputer Asing | Penembakan Massal di Rumah Sakit Ceko

[POPULER INTERNASIONAL] China Larang Kantor Pemerintah Pakai Komputer Asing | Penembakan Massal di Rumah Sakit Ceko

Internasional
Menlu Retno Ajak Guatemala Gabung CPOPC

Menlu Retno Ajak Guatemala Gabung CPOPC

Internasional
Erdogan: Jika Diundang, Turki Bakal Kerahkan Pasukan ke Libya

Erdogan: Jika Diundang, Turki Bakal Kerahkan Pasukan ke Libya

Internasional
Penembakan Massal di Rumah Sakit Ceko, 6 Orang Tewas

Penembakan Massal di Rumah Sakit Ceko, 6 Orang Tewas

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X