Kompas.com - 01/12/2017, 14:42 WIB
Militer Pakistan dan Kepolisian Peshawar berjaga di depan Institut Pelatihan Agrikultur. Tiga orang pemberontak Taliban menyerbu tempat itu, dan melukai setidaknya tujuh orang. (1/12/2017) ABDUL MAJEED/AFPMiliter Pakistan dan Kepolisian Peshawar berjaga di depan Institut Pelatihan Agrikultur. Tiga orang pemberontak Taliban menyerbu tempat itu, dan melukai setidaknya tujuh orang. (1/12/2017)
|
EditorArdi Priyatno Utomo

PESHAWAR, KOMPAS.com - Kelompok pemberontak Taliban menyerang sebuah sekolah di Peshawar, Pakistan, dan melukai setidaknya tujuh orang saat peringatan Maulid Nabi Jumat (1/12/2017).

Kepala Polisi Peshawa, Muhammad Tahir Khan berkata, tiga orang pelaku Taliban menyerang Institut Pelatihan Agrikultur Jumat pagi waktu setempat.

Mereka langsung masuk, dan memuntahkan peluru secara membabi buta.

"Setidaknya tujuh orang terluka. Pasukan dan petugas kami tengah melancarkan operasi untuk membasmi pelaku," ujar Khan dilansir dari kantor berita AFP.

Warga yang ada di sekitar institut langsung dievakuasi. Adapun pelaku dilaporkan masih berada di dalam bangunan.

Baca juga : Kisah Caitlan Boyle, Dipukul dan Diperkosa Taliban Saat Ditawan 5 Tahun

Perwira senior kepolisian Peshawar, Wasim Riaz berkata, ketujuh korban telah dievakuasi ke rumah sakit pemerintah Lady Reading.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sementara Kementerian Dalam Negeri Pakistan mengumumkan pelarangan menggunakan telepon genggam demi alasan keamanan.

Kepada AFP, jurubicara Tehreek-e-Taliban Pakistan, Muhammad Khurasani mengklaim pihaknya bertanggung jawab atas insiden tersebut.

Dalam keterangannya, Taliban menyerbu institut agrikultur karena diduga tempat itu menjadi markas dinas intelijen Pakistan (ISI).

"Pejuang kami bakal berjuang sampai titik darah penghabisan," koar Khurasani.

Pada 2014, Taliban juga menyerang sebuah sekolah di kawasan itu, dan menewaskan 151 orang.

Kebanyakan dari korban tewas merupakan murid sekolah.

Baca juga : Taliban Serang Pos Keamanan Afganistan, 22 Polisi Tewas



Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.