Kompas.com - 15/02/2020, 19:43 WIB

KARACHI, KOMPAS.com - Seorang pria di Pakistan harus diselamatkan polisi setelah disiksa istri pertama, buntut keputusannya untuk menikah ketiga kalinya.

Dalam laporan media setempat yang dilansir Rabu (12/2/2020), istri bernama Madiha secara brutal memukulnya, dan mengoyak pakaian si suami.

Bersama kerabatnya, Madiha merangsek masuk ke resepsi pernikahan suaminya, Asif Rafiq, di kawasan Sakhi Hassan Chowrangi, Karachi.

Baca juga: Kerap Disiksa, Istri di India Bunuh Suami Pakai Rolling Pin

Dilaporkan The Express Tribune via Hindustan Times Kamis (13/2/2020), Madiha merupakan istri pertama Rafiq yang dinikahi pada 2014 silam

Madiha mengatakan, Rafiq sempat menikah lagi dengan seorang pegawai di Universitas Jinnah, dan meminta maaf setelah dia menentangnya.

Rafiq disiksa secara brutal oleh Madiha dan keluarganya setelah mengetahui dia menikah untuk kali ketiga, dan mengoyak busananya.

Bahkan dalam laporan yang beredar, polisi juga sempat memukulinya setelah menangkapnya, dan memaksanya untuk menyelamatkan diri.

Dikejar oleh keluarga istrinya dari kantor polisi, Rafiq sempat bersembunyi di bawah bus yang tengah diparkir. Namun, dia kembali tertangkap.

Di sana, dia kembali disiksa sebelum diselamatkan warga setempat. Rafiq menyatakan, dia tidak butuh izin siapa pun untuk menikah lagi.

Selain itu, dia mengaku sudah menceraikan Madiha. "Adalah hak saya untuk menikah dengan empat perempuan di waktu bersamaan," kilahnya.

Penegak hukum menyatakan, mereka mencoba untuk menengahi dengan meminta pasangan tersebut menghadap pengadilan karena merupakan masalah rumah tangga.

Namun, mereka menuturkan bakal memasukkan kasus tersebut setelah mendapatkan hasil pemeriksaan medis mengenai luka di tubuh Rafiq.

Baca juga: Berita Terpopuler: Pacar Suami Disiksa Istri hingga Kekejaman Assad

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.