Tank Turki Serang Sasaran Negara Islam di Suriah

Kompas.com - 24/07/2015, 01:33 WIB
Petugas mengumpulkan jenasah korban setelah sebuah ledakan terjadi di kota Suruc, Turki yang terletak tak jauh dari perbatasan dengan Suriah, Senin (20/7/2015). 31 orang tewas dan ratusan terluka dalam peristiwa bom bunuh diri yang diduga dengan terkait Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS). AFP PHOTO / ILYAS AKENGINPetugas mengumpulkan jenasah korban setelah sebuah ledakan terjadi di kota Suruc, Turki yang terletak tak jauh dari perbatasan dengan Suriah, Senin (20/7/2015). 31 orang tewas dan ratusan terluka dalam peristiwa bom bunuh diri yang diduga dengan terkait Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS).
EditorHindra Liauw

KOMPAS.com - Media Turki melaporkan tank-tank melepaskan tembakan ke arah sasaran-sasaran yang diduga merupakan kelompok militan yang menamakan diri Negara Islam di wilayah Suriah.

Serangan ini ditempuh menyusul peningkatan kekerasan di kawasan perbatasan kedua negara.
Laporan-laporan media menyebutkan, serangan militer Turki itu menewaskan seorang milisi Negara Islam.

Aksi militer dilakukan Kamis 23 Juli, setelah seorang tentara Turki tewas dan seorang lainnya cedera di Diyarbakir akibat tembakan yang dilepaskan dari Suriah.

Sementara itu, sebuah bom bunuh diri menyerang pusat kebudayaan di kota Suruc di dekat perbatasan Turki-Suriah, Senin 20 Juli, yang menewaskan sedikitnya 32 orang dan melukai 100 lainnya.

Bom bunuh diri di Suruc tersebut mendorong pemerintah Turki meningkatkan pengamanan di perbatasan dengan Suriah.

Hari Rabu (22/07), dua orang polisi ditembak mati di rumahnya di Celanpinar, yang terletak sekitar 160 km dari Suruc dan sayap militer kelompok terlarang Partai Pekerja Kurdistan, PKK, mengaku berada di belakang serangan itu.

Mereka mengatakan, pembunuhan itu merupakan balas dendam atas serangan bom di Suruc dan menuduh kedua polisi berkolaborasi dengan para pejuang Negara Islam.

Pihak berwenang Turki mengatakan pelaku serangan di Suruc adalah seorang pelajar etnis Turki dan Kurdi yang memiliki kaitan dengan Negara Islam.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Video Perawat Hamil Rawat Pasien Virus Corona Dirilis, Publik China Marah

Video Perawat Hamil Rawat Pasien Virus Corona Dirilis, Publik China Marah

Internasional
Kaget Digigit, Peselancar Ini Tinju Mata Hiu

Kaget Digigit, Peselancar Ini Tinju Mata Hiu

Internasional
2 Meninggal dan 79 Terinfeksi Virus Corona, Italia Tutup Puluhan Kota

2 Meninggal dan 79 Terinfeksi Virus Corona, Italia Tutup Puluhan Kota

Internasional
Ancaman Ekstremis Sayap Kanan Meningkat, Jerman Perkuat Keamanan

Ancaman Ekstremis Sayap Kanan Meningkat, Jerman Perkuat Keamanan

Internasional
Kasus Virus Corona Per 23 Februari 2020, 2.400 Orang Meninggal, 76.000 Terinfeksi

Kasus Virus Corona Per 23 Februari 2020, 2.400 Orang Meninggal, 76.000 Terinfeksi

Internasional
Dalam 24 Jam, Italia Umumkan 2 Korban Meninggal dan 79 Kasus Infeksi Virus Corona

Dalam 24 Jam, Italia Umumkan 2 Korban Meninggal dan 79 Kasus Infeksi Virus Corona

Internasional
Mahathir Bakal Putuskan Sendiri Kapan Dia Akan Mundur

Mahathir Bakal Putuskan Sendiri Kapan Dia Akan Mundur

Internasional
Anak Monyet Ini Berusaha Bangunkan Sang Induk yang Mati Tersetrum

Anak Monyet Ini Berusaha Bangunkan Sang Induk yang Mati Tersetrum

Internasional
Pernyataan Muhadjir Effendy Ini Jadi Sorotan Media Internasional Karena Dianggap Menghebohkan

Pernyataan Muhadjir Effendy Ini Jadi Sorotan Media Internasional Karena Dianggap Menghebohkan

Internasional
Menikah Massal di Tengah Virus Corona, Pasangan Ini Berciuman Pakai Masker

Menikah Massal di Tengah Virus Corona, Pasangan Ini Berciuman Pakai Masker

Internasional
Virus Corona, Siapa Penyebar Pertama dan Mengapa Dia Penting untuk Ditemukan

Virus Corona, Siapa Penyebar Pertama dan Mengapa Dia Penting untuk Ditemukan

Internasional
Takut Tertular Virus Corona, Demonstran di Ukraina Lempari Bus yang Bawa Warga dari China

Takut Tertular Virus Corona, Demonstran di Ukraina Lempari Bus yang Bawa Warga dari China

Internasional
Rusia Jalin Koordinasi dengan China Tangani Kasus Virus Corona

Rusia Jalin Koordinasi dengan China Tangani Kasus Virus Corona

Internasional
Kisah Korban Selamat Virus Corona (2): Ingin Berterima Kasih Dapat Hidup Kedua

Kisah Korban Selamat Virus Corona (2): Ingin Berterima Kasih Dapat Hidup Kedua

Internasional
Kasus Infeksi Baru Virus Corona di China Menurun di Saat Kasus Internasional Meningkat

Kasus Infeksi Baru Virus Corona di China Menurun di Saat Kasus Internasional Meningkat

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X