AS Disebut Bakal Umumkan Penarikan 4.000 Tentara dari Afghanistan

Kompas.com - 16/12/2019, 08:12 WIB
Beberapa prajurit AS berjalan melintasi sebuah mobil yang hancur akibat serangan bom bunuh diri Taliban di Kabul, Afganistan, Senin (13/10/2014). WAKIL KOHSAR / AFPBeberapa prajurit AS berjalan melintasi sebuah mobil yang hancur akibat serangan bom bunuh diri Taliban di Kabul, Afganistan, Senin (13/10/2014).

WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Amerika Serikat ( AS) disebut bakal mengumumkan penarikan sekitar 4.000 tentara dari Afghanistan, demikian laporan media lokal.

Kabar itu berembus setelah Washington bernegosiasi dengan Taliban pada pekan lalu untuk menurunkan ketegangan, atau bahkan mencapai gencatan senjata.

Negosiasi itu sempat berhenti pada Kamis (12/12/2019) buntut serangan di pangkalan AS di utara Kabul, di mana dua warga sipil tewas.

Baca juga: 6 Orang Tewas Diserang di Afghanistan, Salah Satunya Dokter asal Jepang

Pada Sabtu (14/12/2019), NBC yang mengutip tiga sumber pejabat AS melaporkan Washington berniat memulangkan 4.000 tentara dari Afghanistan.

Pentagon disebut menempatkan sekitar 13.000 personel, dengan jumlahnya mengalami pertambahan karena faktor rotasi pasukan.

Dua dari tiga sumber mengungkapkan, ada pasukan yang bakal ditempatkan lebih awal. Tapi ada juga yang tidak akan diganti begitu misi mereka selesai.

November lalu, Presiden Donald Trump mengatakan dia ingin mengurangi keberadaan pasukan di Afghanistan hingga 8.600.

Sementara CNN memberitakan, pemerintahan Trump bakal mengumumkan keputusan itu pekan ini, dikutip AFP Minggu (15/12/2019).

Juru bicara pasukan AS di Afghanistan mengatakan, mereka masih belum menerima perintah dari Washington soal pengurangan itu.

"Kami masih berkomitmen penuh memastikan Afghanistan tak jadi persembunyian teroris yang mengancam AS maupun sekutunya," ujar si juru bicara.

Berdasarkan rancangan kesepakatan yang disetujui September lalu, Pentagon sepakat untuk memulangkan pasukannya.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber AFP
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Setelah Menembak Mati 6 Keluarganya, Pria di Jerman Menelepon Ambulans

Setelah Menembak Mati 6 Keluarganya, Pria di Jerman Menelepon Ambulans

Internasional
12 Negara di Dunia Positif Terjangkit Virus Corona

12 Negara di Dunia Positif Terjangkit Virus Corona

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Alasan Pangeran Harry Mundur | Mayoritas Rakyat AS Dukung Pemakzulan Trump

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Alasan Pangeran Harry Mundur | Mayoritas Rakyat AS Dukung Pemakzulan Trump

Internasional
Australia Umumkan Kasus Pertama Virus Corona

Australia Umumkan Kasus Pertama Virus Corona

Internasional
Serangan Rudal Iran Akibatkan 34 Tentara AS Cedera Otak

Serangan Rudal Iran Akibatkan 34 Tentara AS Cedera Otak

Internasional
Korban Meninggal Virus Corona di China Melonjak hingga 41 Orang

Korban Meninggal Virus Corona di China Melonjak hingga 41 Orang

Internasional
Virus Corona Hantam Eropa, Perancis Umumkan Adanya 3 Kasus

Virus Corona Hantam Eropa, Perancis Umumkan Adanya 3 Kasus

Internasional
Rawat Pasien Virus Corona, China Bangun Rumah Sakit dalam 10 Hari

Rawat Pasien Virus Corona, China Bangun Rumah Sakit dalam 10 Hari

Internasional
Tanggapi Virus Corona, PM Singapura Minta Warga Tenang namun Waspada

Tanggapi Virus Corona, PM Singapura Minta Warga Tenang namun Waspada

Internasional
Wabah Virus Corona di China: 26 Orang Meninggal, 9 Kota Kena Larangan Bepergian

Wabah Virus Corona di China: 26 Orang Meninggal, 9 Kota Kena Larangan Bepergian

Internasional
Cerita Mahasiswa Indonesia di Wuhan, Kota Virus Corona Mulai Menyebar

Cerita Mahasiswa Indonesia di Wuhan, Kota Virus Corona Mulai Menyebar

Internasional
Manajer Pemakzulan: Trump Menyalahgunakan Kekuasaan secara Berbahaya

Manajer Pemakzulan: Trump Menyalahgunakan Kekuasaan secara Berbahaya

Internasional
Tiga Negara Asia Tenggara Umumkan Kasus Positif Virus Corona

Tiga Negara Asia Tenggara Umumkan Kasus Positif Virus Corona

Internasional
Korban Meninggal Virus Corona di China Capai 25 Orang

Korban Meninggal Virus Corona di China Capai 25 Orang

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Singapura Umumkan Kasus Virus Corona | Trump Dianggap Menipu demi Pilpres AS 2020

[POPULER INTERNASIONAL] Singapura Umumkan Kasus Virus Corona | Trump Dianggap Menipu demi Pilpres AS 2020

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X