Kompas.com - 19/10/2019, 10:35 WIB

JALALABAD, KOMPAS.com - Jumlah korban tewas akibat ledakan di sebuah masjid di Afghanistan, pada Jumat (18/10/2019) meningkat menjadi sedikitnya 62 orang.

Selain itu, sekitar 33 orang lainnya mengalami luka-luka.

Insiden ledakan terjadi saat masjid di distrik Haska Mina, sekitar 50 kilometer dari Jalalabad, ibu kota provinsi Nangarhar, penuh dengan jamaah yang sedang menjalankan shalat Jumat.

Juru bicara gubernur provinsi, Attaullah Khogyani, mengatakan, serangan itu menjadi yang paling mematikan kedua tahun ini, sementara belum ada pihak yang mengaku bertanggung jawab atas serangan itu.

"Ledakan terjadi akibat bahan peledak yang ditempatkan di dalam masjid," kata Khogyani, meski sumber lain membantah hal itu.

Baca juga: Ledakan Bom di Masjid Afghanistan saat Shalat Jumat, 28 Jemaah Tewas

Taliban, yang membantah terlibat dalam serangan itu, mengatakan bahwa kemungkinan ledakan disebagai oleh serangan mortir.

Melalui juru bicaranya, kelompok gerilyawan garis keras itu turut dengan tegas mengecam aksi serangan itu dan menyebutnya sebagai tindak "kejahatan besar".

Sementara kelompok teroris ISIS yang juga aktif di wilayah Nangarhar belum memberikan pernyataan.

Seorang saksi mata, mengatakan bahwa atap masjid runtuh setelah terjadinya ledakan.

"Saat itu ada sekitar 350 jamaah di dalam masjid," kata Omar Ghorzang, salah seorang penduduk setempat.

Halaman:
Sumber AFP
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.