Trump "Siap" Kerahkan Militer Lawan Turki demi Melindungi Kurdi Suriah

Kompas.com - 22/10/2019, 15:10 WIB
Presiden Amerika Serikat Donald Trump didampingi Menteri Luar Negeri Mike Pompeo dalam konferensi pers seusai pertemuan dengan Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un di Hanoi, Vietnam, Kamis (28/2/2019). via CNNPresiden Amerika Serikat Donald Trump didampingi Menteri Luar Negeri Mike Pompeo dalam konferensi pers seusai pertemuan dengan Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un di Hanoi, Vietnam, Kamis (28/2/2019).

WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo berkata, Presiden Donald Trump "siap" mengerahkan militer melawan Turki demi melindungi Kurdi Suriah.

Dalam wawancaranya kepada NBC seperti dikutip Sky News Senin (21/10/2019), Pompeo mengatakan mereka lebih memilih perdamaian dari pada perang.

"Namun ketika terjadi tindakan di mana aksi militer diperlukan, Anda harus tahu Presiden Trump sepenuhnya siap melakukannya," tegasnya.

Baca juga: Patuhi Kesepakatan Gencatan Senjata, Pasukan Kurdi Suriah Tinggalkan Zona Aman

Pompeo menolak untuk menjabarkan sampai pada tahapan apa Trump bakal mempertimbangkan serangan terhadap Turki. Demikian juga Kemenlu AS enggan menjawab.

Komentar dari Pompeo terjadi di tengah konflik yang terus terjadi antara Kurdi Suriah dengan Turki, meski terdapat gencatan senjata selama lima hari.

Presiden 73 tahun itu menghadapi tekanan baik bipartisan setelah tiba-tiba mengumumkan penarikan pasukan AS dari utara Suriah.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Keputusan itu dianggap memberikan jalan bagi Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengumumkan operasi militer pada 9 Oktober lalu.

Trump dianggap mengkhianati Kurdi Suriah, yang merupakan sekutu penting AS dalam operasi menumpas Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS).

Pada Senin, dia mengumumkan tidak semua prajurit bakal ditarik, meski sebelumnya dia bersikukuh tak ingin meninggalkan satu pun.

Dia menjelaskan bakal meninggalkan sejumlah kecil militer di Suriah, dengan sebagian besar bakal diterbangkan ke Irak alih-alih pulang.

Halaman:


Video Pilihan

Sumber Sky News
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.