Kompas.com - 08/10/2019, 21:25 WIB

WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Presiden AS Donald Trump menyatakan, dia tidak mengabaikan Kurdi Suriah. Sebuah pernyataan yang jelas membingungkan Turki.

"Kami mungkin dalam proses Suriah. Namun jelas kami tak akan meninggalkan Kurdi Suriah yang merupakan pejuang serta masyarakat mengagumkan," ujarnya.

Trump dalam kicauannya di Twitter mengatakan, hubungan dengan Turki yang merupakan mitra dagang maupun NATO berjalan sangat baik.

Baca juga: Persiapan Turki untuk Menyerang Utara Suriah Disebut Sudah Beres

Dia menuturkan Turki mempunyai populasi Kurdi yang besar. Sementara di sisi lain, tentara AS yang berdinas di Suriah hanya berjumlah 50 orang.

"Segala tindakan militer yang tak perlu dari Turki bakal menghancurkan ekonomi dan mata uang mereka. Kami membantu Kurdi baik finansial dan senjata!" tegasnya.

Kicauan itu terjadi setelah presiden 73 tahun itu mengumumkan bakal menarik pasukan AS dari area krusial perbatasan Turki dan Suriah pada Minggu (6/10/2019).

Dilansir AFP Selasa (8/10/2019), pernyataan itu seolah memberi jalan bagi Ankara untuk melaksanakan operasi militer menargetkan Kurdi Suriah.

Mengingat bahwa Kurdi Suriah merupakan sekutu kunci AS dalam melawan ISIS, politisi Republik menganggap keputusan Trump adalah pengkhianatan.

Trump mencoba menjelaskan posisinya dengan menekankan, Washington mempunyai relasi penting dengan Turki di perdagangan maupun NATO.

"Begitu banyak orang yang lupa bahwa Turki merupakan mitra dagang yang besar bagi AS," jelas prsiden ke-45 AS itu dalam twit-nya.

Halaman:
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.