Kompas.com - 19/08/2019, 18:38 WIB

WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengungkapkan alasan rencananya untuk menarik pasukan dari Afghanistan, agar negara itu tak jadi "laboratorium teror".

Pernyataan yang diucapkan di New Jersey itu terjadi setelah dia bertemu penasihat keamanan nasionalnya untuk meninjau rencana perdamaian AS dan Taliban.

"Kami di sini untuk satu alasan. Supaya tidak menjadi laboratorium teror. Kami sudah mempunyai peninjauan yang baik," ujar Trump dikutip CNN Minggu (18/8/2019).

Baca juga: Trump Sebut AS Bisa Hapus Afghanistan dari Bumi, Ini Reaksi Taliban

Presiden ke-45 AS itu menuturkan pemerintahannya sudah berdialog baik dengan pemerintah Afghanistan maupun Taliban, dan mendapat respons positif.

"Kami akan melihat perkembangannya. Kami akan mempertimbangkan apakah memperpanjang penempatan pasukan kami ataukah tidak," lanjut suami Melania itu.

Kritik menyatakan rencana itu merupakan tanda kekalahan AS dan pengkhianatan di kubu Kabul. Menyikapi kritik itu, Trump menegaskan dia tidak memercayai siapa pun.

"saya tidak percaya siapa--siapa. Saat ini situasi yang mengerikan tengah terjadi di Afghanistan," ujar pemimpin yang berasal dari Partai Republik itu.

Rencana perdamaian dari Washingtion memuat persiapan untuk memulangkan setengah dari 15.000 tentara yang bermarkas di sana, dan menyisakan 8.000-9.000 personel.

Berdasarkan keterangan sejumlah sumber yang terlibat, perjanjian itu juga berisi janji yang dibuat Taliban untuk melaksanakan upaya kontra-terorisme.

Namun, kesepakatan itu tidak menyertakan satu elemen penting. Yakni komitmen Taliban untuk tidak menembaki baik rakyat atau pasukan pemerintah Afghanistan.

Halaman:
Sumber CNN


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.