Dua Orang Meninggal di Rumah Sakit, Korban Tewas Penembakan Massal Texas Jadi 22 Orang

Kompas.com - 06/08/2019, 08:06 WIB
Warga meletakkan karangan bunga sebagai bentuk duka cita terhadap para korban tewas dalam insiden penembakan massal di Walmart El Paso, Texas. AFP / MARIO TAMAWarga meletakkan karangan bunga sebagai bentuk duka cita terhadap para korban tewas dalam insiden penembakan massal di Walmart El Paso, Texas.

EL PASO, KOMPAS.com - Korban tewas dalam insiden penembakan massal di Walmart El Paso, Texas, bertambah menjadi 22 orang, setelah dua korban luka yang dirawat di rumah sakit meninggal pada Senin (5/8/2019).

Menurut keterangan pihak kepolisian El Paso melalui akun Twitter, seorang korban luka meninggal pada Senin dini hari, sementara yang kedua menghembuskan napas terakhirnya sekitar pukul 10.00 pagi waktu setempat.

Insiden penembakan massal yang terjadi di sebuah pusat perbelanjaan di Texas itu telah menjadi salah satu kasus penembakan massal terburuk dalam sejarah Amerika Serikat.

Pelaku penembakan, yang diidentifikasi sebagai Patrick Crusius (21), telah menyerah kepada polisi usai melancarkan aksinya menembaki pengunjung mal secara membabi buta.

Baca juga: Ini 5 Fakta Insiden Penembakan Massal di Texas dan Ohio

Tersangka juga telah didakwa dengan satu tuduhan pembunuhan besar-besaran, menurut dokumen pengadilan, dan memungkinkan otoritas setempat untuk tetap menahannya selama proses penyelidikan berlangsung.

Pihak berwenang juga tengah menyelidiki sebuah manifesto yang diunggah secara online sebelum insiden penembakan terjadi, yang diduga ditulis pelaku.

Manifesto tersebut memuat pernyataan anti-migran dan mengarahkan motif penembakan massal berlatar belakang kebencian rasial.

Setidakknya tujuh orang korban tewas dalam penembakan massal di El Paso diketahui merupakan warga negara Meksiko.

Hal itu mendorong pemerintah Meksiko untuk secara resmi menetapkan aksi penembakan massal di El Paso, Texas, sebagai kejahatan teroris.

Pemerintah Meksiko kini bahkan sedang mencari tindakan hukum untuk memungkinkan mengekstradisi pelaku penembakan.

Baca juga: Sebut Penembakan Massal di Texas Kejahatan Teroris, Meksiko Ingin Pelaku Diekstradisi

Halaman:


Sumber Reuters,AFP
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X