Trump Sebut 4 Perempuan Anggota Kongres AS Harus Minta Maaf pada Amerika

Kompas.com - 22/07/2019, 08:39 WIB
Presiden Amerika Serikat Donald Trump berpidato di acara kampanye akbar Pilpres 2020 di Greenville, Carolina Utara, Rabu malam (17/7/2019). AFP / NICHOLAS KAMMPresiden Amerika Serikat Donald Trump berpidato di acara kampanye akbar Pilpres 2020 di Greenville, Carolina Utara, Rabu malam (17/7/2019).

WASHINGTON, KOMPAS.com - Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali membuat pernyataan yang menyerang empat perempuan anggota Kongres AS dari kalangan minoritas.

Setelah pekan lalu membuat pernyataan yang dianggap rasial di media sosial Twitter, kali ini Trump kembali menyerang keempat anggota Kongres dari Partai Demokrat itu.

Trump mendesak kepada empat perempuan anggota Kongres dari Partai Demokrat yang berasal dari kelompok minoritas untuk meminta maaf kepada warga dan negara Amerika atas perkataan penuh kebencian yang mereka sampaikan.

"Saya tidak percaya keempat wanita anggota Kongres itu mampu mencintai negara kita," tulis Trump dalam twitnya, pada Sabtu (21/7/2019) malam, yang ditujukan kepada Alexandria Ocasio-Cortez, Rashida Tlaib, Ilhan Omar, dan Ayanna Pressley.

Baca juga: Trump Tidak Peduli Jika Dirinya Dianggap Rasial

"Mereka harus meminta maaf kepada Amerika (dan Israel) atas hal-hal mengerikan (dan kebencian) yang mereka katakan."

"Mereka menghancurkan Partai Demokrat, tetapi mereka adalah orang-orang yang lemah dan tidak aman, yang tidak akan pernah dapat menghancurkan Negara besar kita!" lanjut Trump dalam twitnya.

Komentar Trump itu datang hanya sepekan usai presiden berusia 73 tahun itu memicu kecaman karena menyerang anggota parlemen berhaluan kiri dengan serangkaian twit dan mengatakan mereka harus "kembali" ke negara asal mereka.

Tiga dari empat wanita anggota Kongres yang diserang Trump merupakan kelahiran Amerika, meski memiliki garis keturunan Hispanik, Arab, Somalia, dan Afrika-Amerika.

Serangan twit Trump itu telah mendapat teguran dari Dewan Perwakilan Rakyat AS yang dikendalikan Demokrat, pada Selasa (16/7/2019), setelah dianggap rasial.

Namun Trump membantah dirinya telah bertindak rasis dengan menyebut dia tidak memiliki tulang rasis dalam dirinya.

Baca juga: Bantah Tuduhan Rasisme, Trump: Saya Tak Punya Tulang Rasis

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber AFP
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ibu Ini Dituduh Bunuh Bayinya yang Baru Lahir dengan Dimasukkan ke Mesin Cuci

Ibu Ini Dituduh Bunuh Bayinya yang Baru Lahir dengan Dimasukkan ke Mesin Cuci

Internasional
Wabah Virus Corona, Jerman Minta Warganya Tak Pergi ke China

Wabah Virus Corona, Jerman Minta Warganya Tak Pergi ke China

Internasional
MIliter Iran Disebut Berusaha Tutupi Fakta Pesawat Ukraina yang Ditembak Jatuh

MIliter Iran Disebut Berusaha Tutupi Fakta Pesawat Ukraina yang Ditembak Jatuh

Internasional
Lagi, Tiga Roket Hantam Kedubes AS di Irak

Lagi, Tiga Roket Hantam Kedubes AS di Irak

Internasional
Pertama Kali dalam 6 Tahun, Bibi Kim Jong Un Muncul di Hadapan Publik

Pertama Kali dalam 6 Tahun, Bibi Kim Jong Un Muncul di Hadapan Publik

Internasional
Tekan Virus Corona, China Perpanjang Masa Liburan Tahun Baru Imlek

Tekan Virus Corona, China Perpanjang Masa Liburan Tahun Baru Imlek

Internasional
Korban Meninggal akibat Virus Corona di China Capai 80 Orang, 2.300 Orang Terinfeksi

Korban Meninggal akibat Virus Corona di China Capai 80 Orang, 2.300 Orang Terinfeksi

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] 34 Tentara AS Cedera Otak karena Serangan Iran | Virus Corona Renggut 56 Orang

[POPULER INTERNASIONAL] 34 Tentara AS Cedera Otak karena Serangan Iran | Virus Corona Renggut 56 Orang

Internasional
Wabah Virus Corona, 6 Negara Berencana Evakuasi Warga dari China

Wabah Virus Corona, 6 Negara Berencana Evakuasi Warga dari China

Internasional
Cegah Virus Corona, Pemerintah Beijing Minta Warga Tak Bersalaman

Cegah Virus Corona, Pemerintah Beijing Minta Warga Tak Bersalaman

Internasional
Virus Corona Renggut Nyawa 56 Orang, AS dan Jepang Berencana Evakuasi Warganya dari Wuhan

Virus Corona Renggut Nyawa 56 Orang, AS dan Jepang Berencana Evakuasi Warganya dari Wuhan

Internasional
[UPDATE] Virus Corona Renggut Nyawa 56 Orang di China, Hampir 2.000 Orang Terinfeksi

[UPDATE] Virus Corona Renggut Nyawa 56 Orang di China, Hampir 2.000 Orang Terinfeksi

Internasional
Seorang Warga China Diduga Terinfeksi Virus Corona di Sorong

Seorang Warga China Diduga Terinfeksi Virus Corona di Sorong

Internasional
Tangkal Virus Corona, 1.230 Dokter dan Perawat dari Seluruh China Dikerahkan

Tangkal Virus Corona, 1.230 Dokter dan Perawat dari Seluruh China Dikerahkan

Internasional
'Rencana Perdamaian' Trump Bocor, Warga Palestina Bentrok dengan Polisi Israel

"Rencana Perdamaian" Trump Bocor, Warga Palestina Bentrok dengan Polisi Israel

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X