Berperilaku Baik Selama Dibui, Pria Berjuluk Taliban Amerika Bebas Lebih Awal

Kompas.com - 23/05/2019, 18:15 WIB
Pria berjuluk Taliban Amerika, John Walker Lindh, dibebaskan lebih awal karena berperilaku baik selama di penjara. (AFP) TARIQ MAHMOODPria berjuluk Taliban Amerika, John Walker Lindh, dibebaskan lebih awal karena berperilaku baik selama di penjara. (AFP)

WASHINGTON DC, KOMPAS.com - John Walker Lindh, seorang pria yang berjuluk " Taliban Amerika" akan dibebaskan dari penjara pada Kamis (23/5/2019).

Lindh dibebaskan dari penjara keamanan tinggi di Terre Haute, Indiana, tiga tahun lebih awal karena perilakunya yang baik.

Ditangkap karena berperang pada November 2001, kebebasannya diselimuti kekhawatiran tentang kemungkinan dia belum meninggalkan ideologi radikal yang membawanya ke Afghanistan.

Baca juga: Pentagon Disebut Berencana Mengganti Pengeluaran Taliban

Diwartakan kantor berita AFP, Lindh juga dikenal sebagai "Tahanan 001" ini dibebaskan setelah mendekam di penjara selama 17 tahun.

Meski sebentar lagi menghirup udara bebas, Lindh seakan mengingatkan kembali pada serangan 11 September yang mengguncang "Negeri Paman Sam".

Hampir dua dekade kemudian, AS masih terus memerangi Taliban tanpa akhir yang terlihat.

Foto Lindh yang memperlihatkan dirinya berjanggut, kumal, dan acak-acakan selanjutnya menjadi lambang dari musuh negara.

Sementara itu, keluarga dan pendukung Lindh mengatakan dia tidak pernah mengangkat senjata untuk melawan negaranya sendiri.

Dalam sepucuk surat pada pekan ini kepada Biro Federal Penjara, dua senator bertanya soal ancaman terkait tudingan terhadap Lindh yang diduga mendukung kekerasa ekstremis.

"Kita harus mempertimbangkan implikasi keamanan dan keselamatan bagi warga dan komunitas kita akan menerima individu seperti John Walker Lindh," kata mereka.

Baca juga: Perundingan Damai Taliban dan AS Ditunda karena Hari Pertama Puasa

Menjelang pembebasannya, stasiun TV di Los Angeles KNBC telah menerima surat dari Lindh selama penahanannya. Dalam surat itu, dia diduga memuji kelompok ISIS dan menyebut dirinya sebagai tahanan politik.

Namun tidak jelas mengapa surat yang berasal dari 2014-2015 itu baru diungkap.

Di sisi lain, surat-surat tersebut dapat mempersulit upaya apa pun agar dia bisa kembali ke lingkungan masyarakat.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber AFP
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Marah karena Merasa Dikhianati, Kurdi Larang AS Bawa Tawanan Berbahaya ISIS

Marah karena Merasa Dikhianati, Kurdi Larang AS Bawa Tawanan Berbahaya ISIS

Internasional
Permintaan Terakhir Pria Ini Bikin Para Pelayat Tertawa saat Hadiri Pemakamannya

Permintaan Terakhir Pria Ini Bikin Para Pelayat Tertawa saat Hadiri Pemakamannya

Internasional
Berisi Air Suci, 'Sepatu Yesus' Ini Ludes dalam Hitungan Menit Meski Harganya Rp 42 Juta

Berisi Air Suci, "Sepatu Yesus" Ini Ludes dalam Hitungan Menit Meski Harganya Rp 42 Juta

Internasional
Trump Tak Masalah jika Napoleon Bonaparte Sekali Pun Bantu Lindungi Kurdi Suriah

Trump Tak Masalah jika Napoleon Bonaparte Sekali Pun Bantu Lindungi Kurdi Suriah

Internasional
Minta Erdogan Hentikan Serangan ke Kurdi Suriah, AS Jatuhkan Sanksi atas 3 Menteri Turki

Minta Erdogan Hentikan Serangan ke Kurdi Suriah, AS Jatuhkan Sanksi atas 3 Menteri Turki

Internasional
Trump Siap Hancurkan Ekonomi Turki jika Teruskan Serangan ke Kurdi Suriah

Trump Siap Hancurkan Ekonomi Turki jika Teruskan Serangan ke Kurdi Suriah

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Korban Selamat Topan Hagibis Tewas Terjatuh dari Helikopter | Peringatan Presiden China

[POPULER INTERNASIONAL] Korban Selamat Topan Hagibis Tewas Terjatuh dari Helikopter | Peringatan Presiden China

Internasional
Uni Eropa Kecam Invasi Militer Turki di Suriah, Tapi Tolak Jatuhkan Embargo Senjata

Uni Eropa Kecam Invasi Militer Turki di Suriah, Tapi Tolak Jatuhkan Embargo Senjata

Internasional
Turki Bantah Serangannya terhadap Kurdi Suriah Meningkatkan Risiko Tahanan ISIS Kabur

Turki Bantah Serangannya terhadap Kurdi Suriah Meningkatkan Risiko Tahanan ISIS Kabur

Internasional
Trump: Kurdi Suriah Mungkin Sengaja Bebaskan Tahanan ISIS untuk Pancing AS

Trump: Kurdi Suriah Mungkin Sengaja Bebaskan Tahanan ISIS untuk Pancing AS

Internasional
Iran Rilis Foto Kapal Tanker Minyak yang Berlubang Akibat Diserang di Laut Merah

Iran Rilis Foto Kapal Tanker Minyak yang Berlubang Akibat Diserang di Laut Merah

Internasional
Polisi Hong Kong: Demonstran Pakai Bom Rakitan Jarak Jauh untuk Lukai Petugas

Polisi Hong Kong: Demonstran Pakai Bom Rakitan Jarak Jauh untuk Lukai Petugas

Internasional
Lebih Kejam, Gembong Narkoba Meksiko Pengganti El Chapo Ini Tega Bunuh Perempuan dan Anak-anak

Lebih Kejam, Gembong Narkoba Meksiko Pengganti El Chapo Ini Tega Bunuh Perempuan dan Anak-anak

Internasional
Politisi Perempuan Kurdi Disergap dan Ditembak Mati oleh Milisi Pendukung Turki

Politisi Perempuan Kurdi Disergap dan Ditembak Mati oleh Milisi Pendukung Turki

Internasional
Sepakat Bantu Kurdi Hadapi Turki, Pasukan Pemerintah Suriah Bergerak ke Perbatasan

Sepakat Bantu Kurdi Hadapi Turki, Pasukan Pemerintah Suriah Bergerak ke Perbatasan

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X