Mantan Bos Ingin Jadi Capres AS, Ini Instruksi Khusus bagi Pegawai Starbucks

Kompas.com - 01/02/2019, 09:40 WIB
Salah satu gerai perusahaan kedai kopi waralaba Starbucks di New York (foto: ilustrasi).
Associated PressSalah satu gerai perusahaan kedai kopi waralaba Starbucks di New York (foto: ilustrasi).

WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Mantan CEO Starbucks Howard Schultz sedang mempertimbangkan secara serius untuk bersaing dalam pemilu presiden Amerika Serikat pada 2020.

Beragam reaksi muncul menanggapi keinginan Schultz, seperti dari Partai Demokrat yang menilai dia dapat membagi suara dalam pemilu sehingga berpotensi memenangkan kembali Donald Trump.

Pria berusia 65 tahun itu tengah memantapkan diri sebagai calon presiden AS dalam pemilu sebagai kandidat independen.

Baca juga: Mantan Bos Starbucks Ingin Bersaing dalam Pemilu Presiden AS

Respons tidak hanya berasal dari mereka yang akan menjadi lawan Schultz, tapi juga para pelanggan setia Starbucks.

Karyawan pun mau tidak mau harus menghadapi pelanggan yang mempertanyakan pencalonan mantan bos perusahaan kedai kopi tersebut.

Dalam instruksi terbaru bagi barista yang dirilis untuk pekan ini, tercantum tentang cara meredakan situasi soal pelanggan yang berbagi opini politik secara agresif.

Instruksi itu juga termasuk apa yang harus dilakukan karyawan jika seseorang bertanya dengan niat politik Schultz.

Baca juga: Beredar Ancaman Boikot Produk Starbucks di AS, Ada Apa?

Berikut beberapa kutipan instruksi karyawan Starbucks tentang Schultz, seperti diwartakan Huffington Post:

... mitra (yaitu karyawan) mungkin ditanya pelanggan atau mendengar spekulasi media tentang niat politik Howard. Kami mendorong Anda untuk meluangkan waktu sejenak meninjau kembali pokok-pokok pembicaraan di bawah ini.

Jika pelanggan bertanya apakah kita menjual buku Howard di Starbucks:

Tidak, buku-buku tersedia di toko buku dan online.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Setelah Menembak Mati 6 Keluarganya, Pria di Jerman Menelepon Ambulans

Setelah Menembak Mati 6 Keluarganya, Pria di Jerman Menelepon Ambulans

Internasional
12 Negara di Dunia Positif Terjangkit Virus Corona

12 Negara di Dunia Positif Terjangkit Virus Corona

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Alasan Pangeran Harry Mundur | Mayoritas Rakyat AS Dukung Pemakzulan Trump

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Alasan Pangeran Harry Mundur | Mayoritas Rakyat AS Dukung Pemakzulan Trump

Internasional
Australia Umumkan Kasus Pertama Virus Corona

Australia Umumkan Kasus Pertama Virus Corona

Internasional
Serangan Rudal Iran Akibatkan 34 Tentara AS Cedera Otak

Serangan Rudal Iran Akibatkan 34 Tentara AS Cedera Otak

Internasional
Korban Meninggal Virus Corona di China Melonjak hingga 41 Orang

Korban Meninggal Virus Corona di China Melonjak hingga 41 Orang

Internasional
Virus Corona Hantam Eropa, Perancis Umumkan Adanya 3 Kasus

Virus Corona Hantam Eropa, Perancis Umumkan Adanya 3 Kasus

Internasional
Rawat Pasien Virus Corona, China Bangun Rumah Sakit dalam 10 Hari

Rawat Pasien Virus Corona, China Bangun Rumah Sakit dalam 10 Hari

Internasional
Tanggapi Virus Corona, PM Singapura Minta Warga Tenang namun Waspada

Tanggapi Virus Corona, PM Singapura Minta Warga Tenang namun Waspada

Internasional
Wabah Virus Corona di China: 26 Orang Meninggal, 9 Kota Kena Larangan Bepergian

Wabah Virus Corona di China: 26 Orang Meninggal, 9 Kota Kena Larangan Bepergian

Internasional
Cerita Mahasiswa Indonesia di Wuhan, Kota Virus Corona Mulai Menyebar

Cerita Mahasiswa Indonesia di Wuhan, Kota Virus Corona Mulai Menyebar

Internasional
Manajer Pemakzulan: Trump Menyalahgunakan Kekuasaan secara Berbahaya

Manajer Pemakzulan: Trump Menyalahgunakan Kekuasaan secara Berbahaya

Internasional
Tiga Negara Asia Tenggara Umumkan Kasus Positif Virus Corona

Tiga Negara Asia Tenggara Umumkan Kasus Positif Virus Corona

Internasional
Korban Meninggal Virus Corona di China Capai 25 Orang

Korban Meninggal Virus Corona di China Capai 25 Orang

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Singapura Umumkan Kasus Virus Corona | Trump Dianggap Menipu demi Pilpres AS 2020

[POPULER INTERNASIONAL] Singapura Umumkan Kasus Virus Corona | Trump Dianggap Menipu demi Pilpres AS 2020

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X