Kompas.com - 24/02/2020, 18:20 WIB

WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Jika terpilih jadi Presiden Amerika Serikat (AS), Bernie Sanders menyatakan niatnya untuk bertemu dengan pemimpin Korea Utara Kim Jong Un dan musuh Negeri 'Uncle Sam' lainnya.

Keinginan itu Sanders ungkapkan dalam program televisi 60 Minutes yang tayang pada Minggu waktu setempat, dilansir CNN (23/2/2020).

"Bertemu dengan orang-orang antagonis, bagiku, bukan sesuatu yang buruk untuk dilakukan. Menurutku, sayangnya (Presiden Donald) Trump bertemu mereka tanpa persiapan, padahal itu adalah kesempatan besar, sejenis upaya diplomatik yang berpeluang sukses," ucap politisi Partai demokrat itu.

Baca juga: Kepala Bappenas Harap Trump Tak Terpilih Lagi, Mengapa?

Sebelumnya Sanders pernah memuji keputusan Trump untuk bertemu dengan Kim Jong-un, tetapi di sisi lain ia juga mengkritisi kebijakan luar negeri sang presiden.

Berulang kali Sanders berargumen bahwa aksi militer adalah upaya terakhir. Contohnya, belum lama ini dia menginisiasi pembekuan dana untuk setiap aksi militer di Iran, walau tanpa persetujuan langsung dari kongres.

Saat diwawancarai Anderson Cooper, Sanders ikut berbicara tentang situasi-situasi apa saja yang harus memakai kekuatan militer.

Dia menuturkan, kekuatan militer AS baru akan digerakkan jika ancaman ke Negeri 'Uncle Sam' dan sekutunya datang dari seluruh dunia.

Baca juga: Kim Jong Un Habiskan Rp 6,8 Miliar demi Kuda Jantan Putih Asli Rusia

Sander kemudian ditanyai, bagaimana reaksinya kalau China mengambil tindakan militer ke Taiwan. Dia menjawab, dia akan membantu Taiwan karena ada "ikatan aliansi" dengan negara itu.

"Maksudku, kita harus membedakan secara jelas negara-negara mana saja di dunia ini yang kita tidak bisa berdiam diri dan harus ambil tindakan kalau terjadi invasi militer," ucap Sanders.

Bernie Sanders yang merupakan senator negara bagian Vermont, baru-baru ini mengukuhkan statusnya sebagai kandidat terdepan dalam pemilu AS, menyusul kemenangannya di kaukus Nevada.

Baca juga: Menang Kaukus Nevada, Bernie Sanders Semakin Tidak Terbendung

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber CNN


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.