Jika Jadi Presiden, Bernie Sanders Akan Temui Kim Jong Un dan Musuh AS Lainnya

Kompas.com - 24/02/2020, 18:20 WIB
Senator Vermont Bernie Sanders menyampaikan pidato kemenangan di Manchester, New Hampshire, Selasa malam (12/02/2020) AFP /TIMOTHY A. CLARYSenator Vermont Bernie Sanders menyampaikan pidato kemenangan di Manchester, New Hampshire, Selasa malam (12/02/2020)

WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Jika terpilih jadi Presiden Amerika Serikat (AS), Bernie Sanders menyatakan niatnya untuk bertemu dengan pemimpin Korea Utara Kim Jong Un dan musuh Negeri 'Uncle Sam' lainnya.

Keinginan itu Sanders ungkapkan dalam program televisi 60 Minutes yang tayang pada Minggu waktu setempat, dilansir CNN (23/2/2020).

"Bertemu dengan orang-orang antagonis, bagiku, bukan sesuatu yang buruk untuk dilakukan. Menurutku, sayangnya (Presiden Donald) Trump bertemu mereka tanpa persiapan, padahal itu adalah kesempatan besar, sejenis upaya diplomatik yang berpeluang sukses," ucap politisi Partai demokrat itu.

Baca juga: Kepala Bappenas Harap Trump Tak Terpilih Lagi, Mengapa?

Sebelumnya Sanders pernah memuji keputusan Trump untuk bertemu dengan Kim Jong-un, tetapi di sisi lain ia juga mengkritisi kebijakan luar negeri sang presiden.

Berulang kali Sanders berargumen bahwa aksi militer adalah upaya terakhir. Contohnya, belum lama ini dia menginisiasi pembekuan dana untuk setiap aksi militer di Iran, walau tanpa persetujuan langsung dari kongres.

Saat diwawancarai Anderson Cooper, Sanders ikut berbicara tentang situasi-situasi apa saja yang harus memakai kekuatan militer.

Dia menuturkan, kekuatan militer AS baru akan digerakkan jika ancaman ke Negeri 'Uncle Sam' dan sekutunya datang dari seluruh dunia.

Baca juga: Kim Jong Un Habiskan Rp 6,8 Miliar demi Kuda Jantan Putih Asli Rusia

Sander kemudian ditanyai, bagaimana reaksinya kalau China mengambil tindakan militer ke Taiwan. Dia menjawab, dia akan membantu Taiwan karena ada "ikatan aliansi" dengan negara itu.

"Maksudku, kita harus membedakan secara jelas negara-negara mana saja di dunia ini yang kita tidak bisa berdiam diri dan harus ambil tindakan kalau terjadi invasi militer," ucap Sanders.

Bernie Sanders yang merupakan senator negara bagian Vermont, baru-baru ini mengukuhkan statusnya sebagai kandidat terdepan dalam pemilu AS, menyusul kemenangannya di kaukus Nevada.

Baca juga: Menang Kaukus Nevada, Bernie Sanders Semakin Tidak Terbendung

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Sumber CNN
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X