Serangan Bom Bunuh Diri ISIS Tewaskan 15 Orang di Utara Suriah

Kompas.com - 16/01/2019, 22:56 WIB
Potongan video yang dirilis Kantor Berita Hawar (ANHA) memperlihatkan mobil yang hancur dan bangunan rusak akibat serangan bom bunuh diri yang diklaim ISIS di Manbij, utara Suriah pada 16 Januari 2019. AFP/ANHAPotongan video yang dirilis Kantor Berita Hawar (ANHA) memperlihatkan mobil yang hancur dan bangunan rusak akibat serangan bom bunuh diri yang diklaim ISIS di Manbij, utara Suriah pada 16 Januari 2019.

DAMASKUS, KOMPAS.com - Sebuah bom bunuh diri dilaporkan meledak di kota kawasan utara Suriah yang berbatasan dengan Turki.

Observasi HAM untuk Suriah menyatakan, serangan bom bunuh diri itu terjadi dekat patroli koalisi yang dipimpin oleh Amerika Serikat ( AS).

Dilaporkan AFP Rabu (16/1/2019), kelompok Negara Islam Irak dan Suriah ( ISIS) mengklaim bertanggung jawab atas serangan tersebut.

Baca juga: Pernah Jadi Sasaran Bom Bunuh Diri, Gereja Kepunton Solo Dapat Pengamanan Khusus

Dalam unggahan di media sosialnya, ISIS menyatakan anggotanya yang bernama Abu Yassin a;-Shami mengenakan rompi bom bunuh diri.

"Dia menyerang patroli koalisi Salib dan PKK yang murtad di dekat restoran Palace of Princes di kota Manbij," demikian pernyataan ISIS.

Istilah "PKK murtad" merujuk kepada milisi Unit Perlindungan Rakyat Kurdi (YPG) yang selama ini menjadi tulang punggung AS melawan ISIS.

Observasi Suriah dan Dewan Militer Manbij dikutip Al Jazeera memberitakan, seorang tentara AS menjadi salah satu korban tewas dalam serangan tersebut.

Dalam pernyataan resminya melalui kicauan di Twitter, koalisi membenarkan ada personel militer AS yang menjadi korban tewas.

"Saat ini, kami menggali informasi dan bakal segera membagikan detil tambahan secepatnya," demikian bunyi keterangan koalisi.

Selain satu prajurit AS tewas, serangan bom bunuh diri itu juga membunuh sembilan warga sipil dan lima anggota milisi yang didukung AS.

Kantor berita Anadolu memberitakan serdadu AS yang terluka segera diangkut dengan helikopter untuk dilarikan ke rumah sakit terdekat.

Serangan tersebut terjadi di tengah dimulainya proses penarikan pasukan AS dari Suriah buntut pengumuman Presiden Donald Trump pada Desember lalu.

Observasi mengatakan, bom bunuh diri itu merupakan serangan pertama yang menimpa koalisi dalam 10 bulan terakhir.

ISIS tidak lagi menguasai area Manbij, dan saat ini mempertahankan kantong pertahanan tersisa mereka dari gempuran Kurdi dan AS di timur Suriah.

Baca juga: Bom Bunuh Diri Meledak di Dalam Masjid di Afghanistan, 26 Orang Tewas



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X