Pembunuhan Khashoggi, Turki Berniat Menangkap Dua Sekutu MBS

Kompas.com - 05/12/2018, 17:25 WIB
Jurnalis Arab Saudi, Jamal Khashoggi. AFP/MOHAMMED AL-SHAIKHJurnalis Arab Saudi, Jamal Khashoggi.

ANKARA, KOMPAS.com - Turki dilaporkan telah meminta Arab Saudi untuk mengekstradisi pelaku pembunuhan jurnalis Jamal Khashoggi.

Dikutip The Independent Rabu (5/12/2018), termasuk di dalamnya dua sekutu kunci Putra Mahkota Pangeran Mohammed bin Salman ( MBS).

Kedua sekutu itu adalah mantan penasihat bidang komunikasi Saud al-Qahtani dan mantan Wakil Kepala Intelijen Jenderal Ahmed al-Assiri.

Baca juga: Di Pesan WhatsApp, Jamal Khashoggi Sebut MBS sebagai Binatang Buas

Merujuk kepada sumber penyelidik Turki, Kantor Jaksa Penuntut telah mengajukan permohonan untuk menangkap kepada Qahtani dan Assiri.

Jaksa penuntut menyimpulkan terdapat dugaan kuat baik Qahtani dan Assiri terlibat dalam merencanakan pembunuhan terhadap Khashoggi.

"Langkah jaksa mengajukan permohonan penahanan menunjukkan otoritas Saudi untuk memproses dua orang itu secara hukum," kata sumber itu.

Assiri dan Qahtani dipecat dari jabatannya setelah Riyadh mengakui kolumnis The Washington Post itu dibunuh di dalam gedung konsulat.

Selain itu, Ankara juga meminta Saudi melaksanakan ekstradisi 18 pelaku, di mana 15 di antaranya merupakan tim eksekutor yang membunuh Khashoggi di Istanbul, Turki.

Selama ini, seperti diberitakan AFP, Ankara selalu mengeluhkan Saudi kurang bekerja sama dengan mereka dalam mengusut kasus tersebut.

"Keluhan itu bisa diatasi dengan Saudi berkomitmen menyerahkan para pelaku pembunuhan Khashoggi kepada kami," tutur pejabat anonim itu.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X