Gagal Atasi Polusi Udara, New Delhi Didenda Rp 50 Miliar

Kompas.com - 04/12/2018, 16:07 WIB
Suasana jalan di New Delhi yang diselimuti kabut tebal akibat polusi terparah, Selasa (7/11/2017). (AFP/Prakash Singh) Suasana jalan di New Delhi yang diselimuti kabut tebal akibat polusi terparah, Selasa (7/11/2017). (AFP/Prakash Singh)

NEW DELHI, KOMPAS.com - Badan pengawas lingkungan India menampar pemerintah kota New Delhi dengan denda 3,5 juta dollar AS atau sekitar Rp 50 miliar.

Denda diberikan karena pemerintah lokal dianggap gagal mengurangi kadar kabut asap di kota paling berpolusi di dunia.

The National Green Tribunal pada Selasa (4/12/2018) menghukum administrasi ibu kota karena kurangnya pengawasan terhadap industri yang membakar limbah berbahaya di area terbuka.

Baca juga: Hari-hari Terakhir Kehidupan Para Gajah di New Delhi


AFP mewartakan, badan nasional tersebut selama ini telah menampung laporan dari penduduk Delhi yang mengeluhkan keberadaan pabrik-pabrik yang melanggar aturan tentang kebakaran sampah.

Setiap musim dingin, Delhi diselimuti kabut asap yang sangat ekstrem sehingga tingkat polutan udara secara rutin melampaui batas aman hingga lebih dari 30 kali.

Sekitar 1,1 juta orang India mengalami kematian dini akibat polusi udara setiap tahun.

Situs kedutaan besar Amerika Serikat di Delhi mengumumkan tingkat partikel udara yang berbahaya mencapai 290 pada Selasa (4/12/2018), hampir 12 kali batas aman yang ditetapkan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Di sisi lain, otoritas Delhi menuding negara bagian di India lainnya yang tidak mengambil langkah kebijakan mengatasi polusi.

Secara khusus, pemerintah Delhi menyalahkan pemerintah negara bagian Punjab dan Haryana atas pembakaran ladang setiap tahun hingga mengirim asap ke arah timur.

Baca juga: Pengadilan New Delhi Putuskan Mengemis Tidak Melanggar Hukum

Asap tajam dari api ini bercampur dengan polutan dari mobil, pabrik dan lokasi konstruksi di Delhi.

Delhi bukan negara bagian pertama yang ditampar dengan denda oleh badan pengawas. Bengal Barat pernah membayar denda 700.000 dollar AS karena gagal mengatasi kabut asap.

Sebagai informasi, New Delhi merupakan salah satu dari 14 kota di India yang masuk dalam daftar 20 kota paling tercemar di seluruh dunia tahun ini versi WHO.

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Trump Mengaku Diminta Jadi Penengah Konflik Kashmir India dan Pakistan

Trump Mengaku Diminta Jadi Penengah Konflik Kashmir India dan Pakistan

Internasional
Trump: Jika Saya Mau Perang, Afghanistan Bisa Terhapus dari Muka Bumi Ini

Trump: Jika Saya Mau Perang, Afghanistan Bisa Terhapus dari Muka Bumi Ini

Internasional
Tinggal Seorang Diri, Pensiunan Ditemukan Telah Meninggal Selama 7 Bulan

Tinggal Seorang Diri, Pensiunan Ditemukan Telah Meninggal Selama 7 Bulan

Internasional
Trump Puji Peran Pakistan dalam Proses Perdamaian Afghanistan

Trump Puji Peran Pakistan dalam Proses Perdamaian Afghanistan

Internasional
Langgar Wilayah Udara Korea Selatan, Jet Tempur Rusia Disambut Tembakan Peringatan

Langgar Wilayah Udara Korea Selatan, Jet Tempur Rusia Disambut Tembakan Peringatan

Internasional
Berkomentar soal Menembak Anggota Kongres di Facebook, Seorang Polisi AS Dipecat

Berkomentar soal Menembak Anggota Kongres di Facebook, Seorang Polisi AS Dipecat

Internasional
Kim Jong Un Kunjungi Proyek Pembangunan Kapal Selam Korut

Kim Jong Un Kunjungi Proyek Pembangunan Kapal Selam Korut

Internasional
Iran Klaim Bongkar Jaringan Mata-mata AS, Ini 5 Faktanya

Iran Klaim Bongkar Jaringan Mata-mata AS, Ini 5 Faktanya

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Iran Bongkar Jaringan Mata-mata CIA | Bentrok Unjuk Rasa di Hong Kong

[POPULER INTERNASIONAL] Iran Bongkar Jaringan Mata-mata CIA | Bentrok Unjuk Rasa di Hong Kong

Internasional
2 Bulan Lebih Ditahan, Kapal Tanker Iran Dibebaskan Arab Saudi

2 Bulan Lebih Ditahan, Kapal Tanker Iran Dibebaskan Arab Saudi

Internasional
Menurut Intelijen Iran, 17 Terduga Mata-mata CIA Dapat Tawaran Menggoda

Menurut Intelijen Iran, 17 Terduga Mata-mata CIA Dapat Tawaran Menggoda

Internasional
Trump Dikritik karena Bantah Mata-mata CIA Ditangkap Iran

Trump Dikritik karena Bantah Mata-mata CIA Ditangkap Iran

Internasional
Hilang 51 Tahun, Kapal Selam Perancis Ditemukan di Laut Mediterania

Hilang 51 Tahun, Kapal Selam Perancis Ditemukan di Laut Mediterania

Internasional
Trump: Klaim Iran Tangkap Agen Rahasia CIA Benar-benar Ngawur

Trump: Klaim Iran Tangkap Agen Rahasia CIA Benar-benar Ngawur

Internasional
Abe: Kurangi Ketegangan AS dengan Iran, Jepang Akan Lakukan Segala Cara

Abe: Kurangi Ketegangan AS dengan Iran, Jepang Akan Lakukan Segala Cara

Internasional
Close Ads X