Kompas.com - 01/03/2020, 17:59 WIB

NEW DELHI, KOMPAS.com - Jumlah korban tewas di kerusuhan India masih bertambah, walau kerusuhan sudah mereda. Laporan terbaru menyebutkan korban tewas adalah 42 orang.

Jumlah korban tersebut dilaporkan media setempat Mumbai Mirror pada Sabtu (29/2/2020).

Dari 42 orang yang tewas, paling banyak meninggal di Guru Teg Bahadur (GTB) Hospital yakni 38 orang.

Sisanya di Lok Nayak Jai Prakash Hospital (3 orang), dan di Jag Pravesh Chandra Hospital (1 orang).

Baca juga: Kerusuhan India: Pernikahan Pengantin Hindu Dilindungi Tetangga Muslimnya

Setelah kerusuhan mereda, warga di timur laut Delhi dengan hati-hati beranjak ke luar rumah untuk bekerja dan membuka toko. Namun pemandangan berbeda terjadi di GTB Hospital.

Di sana, orang-orang berkerumun di luar kamar mayat guna menanti jenazah kerabat atau keluarga mereka datang. Demikian yang dilaporkan Mumbai Mirror.

Sementara itu Aljazeera mengabarkan, pada Jumat malam (28/2/2020) ratusan orang India-Amerika dari berbagai agama berkumpul di luar konsulat India di kota-kota besar Amerika Serikat (AS).

Mereka memprotes kekerasan yang merebak di Delhi akibat kontroversi UU Kewarganegaraan India.

Contohnya di New York, pengunjuk rasa berkumpul meneriakkan kata "Memalukan!" pada petugas saat mereka coba merangsek masuk ke gedung konsulat India.

Baca juga: Anggota Komisi I Minta Pemerintah Bawa Kasus Kerusuhan di India ke PBB

Juru bicara Kepolisian Delhi, Mandeep Singh Randhawa, mengatakan ada 148 FIR (First Information Report) yang diterima pihak kepolisian, dan 630 tersangka sudah ditahan sejauh ini.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.