George HW Bush: Dari Pilot Perang Dunia II hingga Jadi Presiden AS Halaman 1 - Kompas.com

George HW Bush: Dari Pilot Perang Dunia II hingga Jadi Presiden AS

Kompas.com - 01/12/2018, 16:29 WIB
4 mantan presiden Amerika Serikat berfoto bersama saat menghadiri acara penghormatan terakhir Mantan Ibu Negara AS Barbara Bush. Michelle Obama, Hillary Clinton, Laura Bush, dan Ibu Negara AS saat ini Melania Trump juga terlihat dalam foto tersebut. (Twitter/David Priess) 4 mantan presiden Amerika Serikat berfoto bersama saat menghadiri acara penghormatan terakhir Mantan Ibu Negara AS Barbara Bush. Michelle Obama, Hillary Clinton, Laura Bush, dan Ibu Negara AS saat ini Melania Trump juga terlihat dalam foto tersebut. (Twitter/David Priess)

WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Presiden ke-41 Amerika Serikat (AS) George HW Bush meninggal dalam usia 94 tahun pada Jumat (30/11/2018).

Bush begitu dikenal karena saat dia memimpin pada periode 1989 hingga 1993, dunia menghadapi dinamika politik terbesar di akhir Perang Dingin.

Dimulai dari runtuhnya Tembok Berlin yang dilanjutkan dengan bubarnya Uni Soviet pada 26 Desember 1991, dan membuat AS menjadi satu-satunya negara adikuasa dunia saat itu.

Baca juga: Mantan Presiden AS George HW Bush Meninggal di Usia 94 Tahun

Mantan Direktur Badan Intelijen Pusat (CIA) hanya memimpin satu periode setelah harus mengakui kekalahan dari jagoan Partai Demokrat, Bill Clinton.

Meski begitu, kiprahnya melahirkan dinasti politik baru di mana dua putranya menjadi pemimpin baik di level negara maupun negara bagian.

Putra tertuanya, George Walker Bush, mengikuti jejak Bush Senior menjadi Presiden AS selama delapan tahun dari 2001 hingga 2009.

Kemudian putra keduanya, John Ellis atau dikenal sebagai Jeb Bush, memimpin Florida sebagai gubernur pada 1999 hingga Januari 2007.

Dilansir AFP Sabtu (1/12/2018), berikut biografi singkat dari presiden yang terkenal dengan janji kampanye "Read my lips. No new taxes (Baca bibir saya. Tidak ada pajak)" itu.

Baca juga: Biografi Tokoh Dunia: George Bush, Presiden Ke-41 AS

1. Lahir dari Keluarga Dinasti Politik
Lahir pada 12 Juni 1924 di Milton, Massachusetts, George Herbert Walker lahir berasal dari keluarga politik nan kaya di New England.

Sang ayah, Prescott Bush, merupakan seorang bankir yang sukses sekaligus Senator dari Negara Bagian Connecticut pada 1952-1963.

Bush kecil pernah mengenyam pendidikan di sekolah prestisius Akademi Phillips Andover. Namun, dia menunda masuk ke Universitas Yale.

Di ulang tahunnya yang ke-18, dia memutuskan masuk ke militer dan mendaftar ke Angkatan Laut AS saat Perang Dunia II berkecamuk.

Sepanjang Perang Dunia II, dia menjadi pilot pesawat tempur Gruumman TBM Avenger yang bertugas menyerang fasilitas militer Jepang di Chichijima.

Baca juga: Trump dan Obama Beri Ucapan Duka Cita atas Wafatnya George Bush Senior

Selama menjalankan operasi, pesawatnya ditembak oleh senjata anti-pesawat Jepang. Meski begitu, dia berhasil menjatuhkan torpedo ke sasaran.

November 1944, Bush kembali berpartisipasi dalam beberapa misi di Filipina hingga dia dan skuadronnya dikirim pulang ke AS.

Sepanjang pengabdiannya di militer pada 1942-1945, presiden yang menggamit pangkat Letnan itu mengantongi 58 misi tempur.

Sebelum perang berakhir, Bush menikah dengan Barbara Pierce pada Januari 1945 dan dikaruniai enam anak. Putri tertuanya, Robin, meninggal karena leukemia.

2. Bisnis dan Mulai Meniti Karir Politik
Setelah perang, Bush kembali ke Yale dan lulus di bidang Ekonomi dalam waktu 2,5 tahun. Namun, dia tidak mengikuti jejak ayahnya di dunia perbankan.

Dia memilih berkarir di bisnis minyak di Texas. Dia mengejutkan banyak orang dengan kesuksesannya, dan menjadi jutawan di umur 40 tahun.

Setelah mapan, Bush mulai tertarik kepada politik dan terjun pada 1963 dengan menjadi Ketua Partai Republik untuk Harris County.

Baca juga: Mantan Presiden AS George HW Bush Diperbolehkan Pulang dari RS

Sempat gagal menjajal pemilihan anggota Senat Texas, pada 1966 dia berhasil menjadi anggota House of Representatives AS asal Texas, dan menjabat dari 3 Januari 1967 hingga 3 Januari 1971.

Di antaranya Duta Besar AS untuk PBB, Utusan AS untuk China, hingga menjabat sebagai direktur Badan Intelijen Pusat (CIA).

Bush mulai menjajal tantangan lebih besar dengan mencalonkan diri sebagai presiden. Namun, dia kalah oleh Ronald Reagan dalam pemilihan partai.

Meski begitu, Reagan memilihnya sebagai wakil. Pasangan ini melenggang menjadi orang nomor satu dan dua AS setelah mengalahkan kandidat Partai Demokrat, Jimmy Carter.

Baca juga: Mantan Presiden AS George HW Bush Kembali Dirawat di Rumah Sakit


Page:

Terkini Lainnya

Perlukah Wali Murid Memprotes Sekolah atau Pemerintah?

Perlukah Wali Murid Memprotes Sekolah atau Pemerintah?

Edukasi
Komisi III Sepakat Lakukan Eksaminasi untuk Kasus Baiq Nuril

Komisi III Sepakat Lakukan Eksaminasi untuk Kasus Baiq Nuril

Nasional
Mengaku Anggota Polda Jabar, Polisi Gadungan Tipu Korbannya hingga Puluhan Juta Rupiah

Mengaku Anggota Polda Jabar, Polisi Gadungan Tipu Korbannya hingga Puluhan Juta Rupiah

Regional
Nelayan Ini Kritik Menteri Susi di Hadapan Presiden Jokowi

Nelayan Ini Kritik Menteri Susi di Hadapan Presiden Jokowi

Nasional
Usai Buang Air, Penumpang EVA Air Paksa Pramugari Bersihkan Bokongnya

Usai Buang Air, Penumpang EVA Air Paksa Pramugari Bersihkan Bokongnya

Internasional
Dokter Forensik: Sebelum Dibakar, Mayat Perempuan di Spring Bed Dibunuh Lebih Dulu

Dokter Forensik: Sebelum Dibakar, Mayat Perempuan di Spring Bed Dibunuh Lebih Dulu

Regional
Kapal Selam Nuklir AL Inggris Nyaris Tabrakan dengan Kapal Feri

Kapal Selam Nuklir AL Inggris Nyaris Tabrakan dengan Kapal Feri

Internasional
Bawaslu Ciamis Temukan 210 Tabloid Diduga Berisi Hoaks Pilpres di 12 Kecamatan

Bawaslu Ciamis Temukan 210 Tabloid Diduga Berisi Hoaks Pilpres di 12 Kecamatan

Regional
Wapres Kalla Sebut Pembebasan Ba'asyir Tak Bergantung Kehendak Negara Lain

Wapres Kalla Sebut Pembebasan Ba'asyir Tak Bergantung Kehendak Negara Lain

Nasional
Polisi Tangkap Preman yang Lakukan Penodongan di Tanjung Priok

Polisi Tangkap Preman yang Lakukan Penodongan di Tanjung Priok

Megapolitan
Mochtar Riady: 'AI & Big Data' Kunci Pendidikan di Era Revolusi 4.0

Mochtar Riady: "AI & Big Data" Kunci Pendidikan di Era Revolusi 4.0

Edukasi
Datangi Istana, Pimpinan Ormas Islam Doakan Jokowi Menang Pilpres

Datangi Istana, Pimpinan Ormas Islam Doakan Jokowi Menang Pilpres

Nasional
Ada Anting di Dekat Mayat yang Terbakar di Spring Bed, Polisi Tes DNA 1 Keluarga

Ada Anting di Dekat Mayat yang Terbakar di Spring Bed, Polisi Tes DNA 1 Keluarga

Regional
Guru Madin, Ustaz TPQ dan Pengasuh Pondok Pesantren Jateng Akan Dapat Insentif

Guru Madin, Ustaz TPQ dan Pengasuh Pondok Pesantren Jateng Akan Dapat Insentif

Regional
Diadukan OSO ke 4 Lembaga, Ini Kata KPU

Diadukan OSO ke 4 Lembaga, Ini Kata KPU

Nasional

Close Ads X